Guna mendukung transformasi pendidikan berbasis AI secara menyeluruh, Altos Computing memperkenalkan lini server AI berkinerja tinggi, seperti Altos BrainSphere R680 F7. Perangkat ini dirancang khusus untuk menangani beban kerja komputasi berat yang dibutuhkan oleh platform pembelajaran berbasis data. Selain itu, hadir pula workstation tangguh seri P330 F6 SE dan P130 F10 yang siap mendukung kreativitas mahasiswa di laboratorium komputer.
Altos juga memperkenalkan sistem OpenClaw yang mendukung percepatan adopsi Enterprise Agentic AI. Teknologi ini memungkinkan institusi pendidikan untuk mengembangkan agen AI otonom mereka sendiri. Dengan adanya asisten digital ini, tugas-tugas administratif guru dapat dialihkan ke sistem, sehingga tenaga pendidik bisa lebih fokus pada pengembangan karakter dan interaksi personal dengan siswa.
Lini Laptop Copilot+ PC untuk Ruang Kelas Interaktif
Selain infrastruktur di balik layar, Acer juga memamerkan perangkat keras terbaru yang akan menjadi kawan belajar siswa. Lini laptop Copilot+ PC terbaru yang ditenagai prosesor Intel Core Ultra Series 3 menjadi primadona dalam pameran tersebut. Perangkat ini dirancang untuk mempercepat transformasi pendidikan berbasis AI melalui kemampuan pengolahan data lokal yang cepat dan efisien.
- Acer TravelMate P4 Spin 14 AI: Laptop konvertibel dengan engsel 360 derajat yang sangat fleksibel. Dilengkapi layar sentuh dan stylus, perangkat ini memudahkan siswa dalam menggambar, mencatat, hingga melakukan presentasi interaktif.
- Acer TravelMate P4 14 AI: Menawarkan keseimbangan antara performa dan portabilitas. Laptop ini sangat ideal bagi mahasiswa yang membutuhkan perangkat tangguh untuk menjalankan aplikasi berat tanpa harus sering mencari stopkontak.
- Acer TravelMate P2 AI: Hadir sebagai solusi efisien dengan daya tahan baterai yang luar biasa. Perangkat ini memastikan aktivitas belajar di sekolah tetap berjalan lancar sepanjang hari tanpa hambatan teknis.
Keunggulan utama dari lini TravelMate terbaru ini adalah integrasi fitur AI yang membantu meningkatkan produktivitas. Mulai dari peredam bising berbasis AI untuk sesi kelas daring yang lebih jernih, hingga optimasi performa baterai yang cerdas. Semua inovasi ini dirancang agar teknologi terasa natural dan tidak mengintimidasi pengguna, baik guru maupun murid.
Melalui rangkaian acara Acer Edu Summit 2026, terlihat jelas bahwa arah dunia pendidikan ke depan akan sangat bergantung pada sinergi antara manusia dan mesin. Acer berupaya memfasilitasi transisi ini dengan menyediakan ekosistem yang lengkap, mulai dari perangkat di tangan siswa hingga server di ruang data. Langkah ini diharapkan mampu menghapus kesenjangan digital dan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi semua.
Dengan komitmen berkelanjutan dan inovasi yang tak henti, Acer optimis dapat terus menjadi pelopor dalam mewujudkan transformasi pendidikan berbasis AI yang inklusif. Keberhasilan acara di Jakarta ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan pendidikan Asia Pasifik kini memasuki babak baru yang lebih cerdas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.