Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Pendiri Ketiga Apple yang Melepas Harta Ribuan Triliun
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Pendiri Ketiga Apple yang Melepas Harta Ribuan Triliun

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 05 April 2026 - 11:14 WIB
Pendiri Ketiga Apple yang Melepas Harta Ribuan Triliun

Pendiri ketiga Apple

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Pendiri ketiga Apple sering kali terlupakan dalam catatan sejarah raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat, ini. Mayoritas publik hanya mengenal duet ikonik Steve Jobs dan Steve Wozniak sebagai otak di balik terciptanya iPhone dan Mac. Padahal, pada 1 April 1976, ada satu nama lagi yang membubuhkan tanda tangan di atas surat perjanjian kemitraan resmi perusahaan.

Sosok tersebut adalah Ronald Wayne. Pria ini memegang peran vital pada masa awal berdirinya perusahaan saat usianya menginjak 41 tahun. Berbeda dengan Jobs yang baru berumur 21 tahun dan Wozniak yang berusia 25 tahun, Wayne hadir sebagai sosok dewasa yang memberikan stabilitas di antara dua pemuda ambisius tersebut. Pengalamannya yang lebih matang membuat ia dipercaya untuk menyusun draf perjanjian hukum yang menjadi fondasi awal perusahaan.

Meskipun pendiri ketiga Apple ini memiliki peran krusial, kehadirannya di perusahaan hanya bertahan selama 12 hari. Wayne bukan sekadar penengah konflik antara Jobs dan Wozniak, ia juga merupakan seniman di balik logo pertama perusahaan. Ia menggambar ilustrasi Isaac Newton yang sedang duduk di bawah pohon apel dengan tinta pena, sebuah karya artistik yang sempat menjadi identitas visual pertama sebelum akhirnya berganti menjadi logo apel tergigit yang kita kenal sekarang.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Alasan di Balik Keputusan Keluar yang Mengejutkan

Keputusan mundur yang diambil oleh pendiri ketiga Apple tersebut didasari oleh pertimbangan risiko finansial yang sangat nyata. Pada tahun 1976, status hukum perusahaan masih berupa kemitraan biasa (partnership), bukan korporasi terbatas. Dalam struktur hukum seperti ini, setiap anggota kemitraan memikul tanggung jawab pribadi atas seluruh utang yang dimiliki perusahaan.

Ronald Wayne memiliki trauma masa lalu akibat kegagalan bisnis mesin slot yang pernah ia rintis sebelumnya. Ia menyadari bahwa Steve Jobs dan Steve Wozniak tidak memiliki aset apa pun saat itu. Jika bisnis ini gagal dan terjerat utang, maka para kreditor akan mengejar aset pribadi milik Wayne karena ia adalah satu-satunya pendiri yang memiliki harta benda yang bisa disita. Ketakutan akan kebangkrutan untuk kedua kalinya membuat ia memilih jalan aman.

Saat memutuskan hengkang, ia merelakan 10 persen saham yang dimilikinya. Sebagai kompensasi awal, ia menerima bayaran sebesar 800 dolar AS. Tak lama kemudian, saat perusahaan resmi berubah menjadi korporasi, ia kembali mendapatkan tambahan 1.770 dolar AS. Jika dijumlahkan, total uang yang ia bawa pulang hanya sekitar 2.570 dolar AS atau setara dengan Rp41,1 juta jika dikonversi dengan kurs saat ini.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Nilai Saham yang Kini Menembus Angka Fantastis

Dunia kini melihat pendiri ketiga Apple tersebut sebagai sosok yang kehilangan peluang emas paling berharga dalam sejarah industri teknologi. Jika saja Ronald Wayne tetap memegang 10 persen sahamnya hingga hari ini, nilai kekayaannya akan sangat mencengangkan. Berdasarkan kapitalisasi pasar perusahaan yang kini menyentuh angka ribuan triliun rupiah, saham Wayne diprediksi bernilai lebih dari 377 miliar dolar AS atau setara Rp6.032 triliun.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved