Tren ini tidak hanya menyasar segmen flagship atau ponsel mahal. Vendor ponsel yang menyasar segmen menengah dan terjangkau juga mulai mengurangi produksi model dengan kapasitas kecil. Margin keuntungan yang tipis pada model memori rendah membuat para produsen lebih memilih untuk mendorong konsumen beralih ke varian 256GB atau lebih tinggi demi keberlangsungan bisnis mereka.
Transisi Menuju Standar Baru 256GB
Selain faktor AI, fenomena "app bloat" atau membengkaknya ukuran aplikasi juga menjadi alasan mengapa penyimpanan HP Android 128GB mulai ditinggalkan. Aplikasi media sosial, game mobile populer, hingga sistem operasi Android itu sendiri kini memiliki ukuran yang jauh lebih besar dibandingkan lima tahun lalu. Pengguna yang masih bertahan dengan memori 128GB seringkali harus berhadapan dengan notifikasi "ruang penyimpanan hampir penuh" dalam waktu singkat.
Trendforce meramalkan bahwa ponsel dengan kapasitas 128GB akan menghilang secara bertahap dari pasar mainstream pada akhir tahun 2026. Posisi tersebut akan digantikan oleh 256GB yang muncul sebagai standar konfigurasi baru bagi hampir semua jenis ponsel pintar. Pergeseran ini diharapkan dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik, terutama dalam menjalankan ekosistem aplikasi berbasis AI yang semakin matang.
Meskipun transisi ini mungkin berdampak pada kenaikan harga jual ponsel di tingkat konsumen, manfaat jangka panjangnya cukup terasa. Dengan kapasitas memori yang lebih lega, usia pakai (lifecycle) sebuah ponsel bisa menjadi lebih lama karena perangkat tidak cepat melambat akibat memori yang penuh. Produsen juga bisa lebih leluasa menyematkan inovasi perangkat lunak terbaru tanpa khawatir akan keterbatasan ruang penyimpanan.
Pada akhirnya, konsumen harus bersiap menghadapi kenyataan bahwa pilihan penyimpanan HP Android 128GB akan segera menjadi sejarah. Kehadiran kecerdasan buatan telah mengubah standar industri secara fundamental, menjadikan kapasitas memori besar bukan lagi sebagai kemewahan, melainkan sebuah kebutuhan dasar. Dengan matangnya ekosistem AI di masa depan, standar 256GB dipastikan akan menjadi fondasi utama bagi setiap smartphone Android yang beredar di pasaran.