Kedua ponsel ini mengusung panel layar OLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+. Samsung juga menyematkan refresh rate 120 Hz untuk menjamin pergerakan visual yang halus saat bermain game atau sekadar berselancar di media sosial. Menariknya, tingkat kecerahan layar kedua perangkat ini mampu mencapai 1.900 nits. Angka ini memastikan layar tetap terlihat jernih dan tajam meski digunakan di bawah terik matahari langsung, sebuah fitur yang biasanya hanya ditemukan pada ponsel flagship.
Meski memiliki banyak kemiripan, terdapat perbedaan mendasar pada kualitas visualnya. Galaxy A57 sudah mendukung teknologi HDR10+ yang membuat reproduksi warna saat menonton konten video menjadi lebih hidup. Sementara itu, Galaxy A37 belum mendapatkan dukungan fitur tersebut. Namun, kedua perangkat ini tetap unggul di sektor ketahanan berkat penggunaan pelindung Gorilla Glass Victus+ serta sertifikasi IP67 yang membuatnya tahan terhadap air dan debu.
Material Premium dan Dukungan Software Jangka Panjang
Samsung memberikan sentuhan berbeda pada aspek desain untuk mempertegas kasta kedua ponsel ini. Galaxy A57 kini tampil lebih mewah dengan rangka berbahan aluminium yang kokoh, memberikan build quality yang lebih solid saat digenggam. Sebaliknya, Galaxy A37 masih mempertahankan rangka berbahan plastik berkualitas tinggi guna menjaga bobot tetap ringan dan harga tetap terjangkau bagi kantong konsumen.
Baca Juga :
Sektor daya juga mendapatkan perhatian serius dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh. Yang paling menggembirakan adalah dukungan pengisian daya cepat 45W, sebuah lompatan besar bagi seri A yang sebelumnya sering tertahan di angka 25W. Meski belum mendukung pengisian daya nirkabel (wireless charging), kecepatan pengisian kabel ini setidaknya bisa memangkas waktu tunggu pengguna secara signifikan di tengah mobilitas yang tinggi.
Nilai jual utama yang sulit ditandingi oleh kompetitor adalah komitmen pembaruan perangkat lunak. Galaxy A57 dan A37 akan langsung menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka One UI 8.5. Samsung menjanjikan pembaruan sistem operasi hingga enam generasi. Dengan dukungan software selama enam tahun, para calon pembeli tentu merasa lebih tenang karena Harga Samsung Galaxy A57 yang mereka bayarkan sebanding dengan masa pakai perangkat yang sangat panjang.
Secara keseluruhan, bocoran ini menunjukkan bahwa Samsung berupaya memberikan standar baru di kelas menengah. Dengan kombinasi layar super terang, performa chipset terbaru, dan jaminan update software yang lama, perangkat ini berpotensi menjadi raja baru di segmennya. Kita tinggal menunggu konfirmasi resmi dari Samsung Indonesia mengenai kapan tanggal rilis dan berapa Harga Samsung Galaxy A57 yang akan dipatok untuk pasar tanah air.