Sektor perangkat lunak juga mendapatkan perhatian khusus dengan kehadiran iOS 27 yang dirancang spesifik untuk perangkat lipat. Sistem operasi ini akan membawa fitur multitasking yang lebih cerdas, memungkinkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi secara berdampingan dengan mulus. Pengalaman ini kabarnya akan mengadopsi elemen-elemen terbaik dari iPadOS yang sudah teruji untuk produktivitas layar besar.
Dapur pacu iPhone Fold tidak main-main karena akan dibekali dengan RAM sebesar 12GB LPDDR5X yang dipasok oleh Samsung Electronics. Kapasitas RAM yang besar ini sangat krusial untuk mendukung fitur kecerdasan buatan (AI) yang semakin kompleks di masa depan. Selain itu, Apple menyematkan baterai berkapasitas 5.500 mAh, yang jika benar, akan menjadi kapasitas baterai terbesar yang pernah ada di sejarah iPhone.
Baca Juga :
Teknologi Layar Anti-Lekukan dan Keamanan
Salah satu kendala utama ponsel lipat adalah bekas lipatan pada layar, dan Apple berusaha keras memecahkan masalah ini. Perusahaan dikabarkan mengembangkan teknologi material layar baru yang mampu meminimalisir bekas lipatan secara signifikan. Berdasarkan informasi dari pembocor industri di platform Weibo, kedalaman lipatan pada iPhone Fold diprediksi kurang dari 0,15 milimeter, jauh lebih halus dibanding ponsel lipat yang ada saat ini.
Dari sisi desain fisik, perangkat ini akan tampil sangat ramping. Karena mengejar ketipisan bodi, Apple kemungkinan besar tidak akan menyematkan teknologi Face ID yang membutuhkan modul kamera TrueDepth yang tebal. Sebagai gantinya, sensor sidik jari Touch ID akan diintegrasikan langsung pada tombol daya, mirip dengan desain pada iPad Air dan iPad mini terbaru.
Sektor fotografi tetap menjadi prioritas dengan konfigurasi kamera belakang ganda yang mumpuni serta kamera hole-punch pada layar penutup. iPhone Fold diperkirakan akan diperkenalkan secara resmi pada September 2026. Peluncuran ini diprediksi akan dilakukan bersamaan dengan pengumuman lini iPhone 18 Pro, menandai babak baru dalam evolusi smartphone milik Apple.