Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Komisaris Baru Telkomsel: Muhammad Yusuf Ateh Resmi Menjabat
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Komisaris Baru Telkomsel: Muhammad Yusuf Ateh Resmi Menjabat

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 31 Mei 2026 - 15:38 WIB
Komisaris Baru Telkomsel: Muhammad Yusuf Ateh Resmi Menjabat

Komisaris Baru Telkomsel

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Pemegang saham telah menetapkan Komisaris Baru Telkomsel guna memperkuat tata kelola strategis perusahaan dalam menghadapi persaingan industri telekomunikasi yang dinamis. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Singapore Telecommunications Limited (Singtel) menyepakati langkah strategis ini selaku pemilik saham mayoritas. Keputusan penting tersebut resmi disahkan pada tanggal 29 Mei 2026 melalui mekanisme keputusan pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham

Dalam keputusan tersebut, pemegang saham menunjuk Muhammad Yusuf Ateh untuk mengisi posisi penting di jajaran dewan pengawas anak perusahaan BUMN telekomunikasi terbesar di Indonesia ini. Sementara itu, posisi kepengurusan untuk jajaran komisaris lainnya serta jajaran direksi dipastikan tidak mengalami perubahan sama sekali.

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, pengangkatan Komisaris Baru Telkomsel ini mulai berlaku efektif pada tanggal 1 Juni 2026. Langkah penyegaran kepemimpinan ini dinilai krusial untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan di tengah ketatnya penetrasi pasar digital nasional.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Rekam Jejak dan Peran Strategis Komisaris Baru Telkomsel

Pemegang saham memilih Muhammad Yusuf Ateh bukan tanpa alasan yang kuat. Beliau dikenal luas sebagai figur profesional dengan rekam jejak kepemimpinan yang solid di bidang pengawasan keuangan dan tata kelola sektor publik. Latar belakangnya yang kuat diyakini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan aspek Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan Telkomsel.

Di era digital saat ini, kepatuhan terhadap regulasi, efisiensi anggaran, dan transparansi menjadi pilar utama bagi perusahaan telekomunikasi untuk tetap kompetitif. Sebagai mantan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Yusuf Ateh memiliki kapabilitas mumpuni dalam mengawal akuntabilitas korporasi berskala besar.

Sektor telekomunikasi yang padat modal membutuhkan pengawasan ketat terhadap setiap investasi infrastruktur, terutama dalam pengembangan jaringan pita lebar. Oleh karena itu, kehadiran Komisaris Baru Telkomsel diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam pengawasan kepatuhan dan manajemen risiko investasi yang bernilai triliunan rupiah.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Menjawab Tantangan Industri dan Akselerasi AI

Industri telekomunikasi Indonesia saat ini tengah berada dalam fase krusial pasca-konsolidasi pasar. Kompetisi antar-operator kini tidak lagi sekadar perang tarif, melainkan telah bergeser ke arah perang kualitas layanan, inovasi teknologi, dan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menjelaskan bahwa langkah strategis ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memperkuat kepemimpinan di sektor digital. Perusahaan berkomitmen untuk terus berinvestasi pada teknologi masa depan guna menghadirkan konektivitas berkualitas tinggi bagi seluruh masyarakat.

"Langkah ini sejalan dengan arah pemulihan sektor telekomunikasi pasca konsolidasi, di mana kompetisi bergeser ke pendekatan berbasis nilai, inovasi, dan pengalaman pelanggan," ujar Fahmi dalam keterangan tertulisnya.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Guna mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar, Telkomsel fokus mengakselerasi pertumbuhan melalui penguatan konektivitas inti (core connectivity). Investasi berkelanjutan pada jaringan 5G terus dipacu untuk mendukung digitalisasi sektor industri (enterprise) maupun kebutuhan konsumen retail.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved