TRENDING :
Belum ada berita.
Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Salju Abadi Papua Mencair, Gletser Terakhir Segera Sirna
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Salju Abadi Papua Mencair, Gletser Terakhir Segera Sirna

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Rabu, 27 Mei 2026 - 18:29 WIB
Salju Abadi Papua Mencair, Gletser Terakhir Segera Sirna

salju abadi Papua mencair

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Salju abadi Papua mencair dengan kecepatan yang sangat mengkhawatirkan akibat krisis iklim global. Puncak Jaya, gunung tertinggi di Indonesia dan Asia Tenggara, kini berada di ambang kehilangan gletser tropis terakhirnya. Data pemantauan terbaru menunjukkan bahwa kawasan es ini telah menyusut drastis hingga 97 persen dalam kurun waktu 44 tahun terakhir.

Dari enam gletser megah yang dulu menghiasi puncak berselimut es ini, sekarang hanya tersisa dua area kecil saja. Gletser Carstensz dan East Northwall Firn menjadi saksi bisu kehancuran ekosistem es unik di wilayah tropis tersebut. Para ahli memproyeksikan kedua gletser tersebut tidak akan mampu bertahan melewati dekade ini.

Mengapa Salju Abadi Papua Mencair Begitu Cepat?

Pemanasan global menjadi pemicu utama di balik fenomena menyedihkan yang melanda tanah Papua ini. Kenaikan suhu bumi secara global mengubah pola cuaca ekstrem di wilayah pegunungan tinggi. Fenomena El Niño yang semakin sering terjadi turut memperparah kondisi dengan membawa udara kering dan suhu yang jauh lebih hangat ke wilayah tersebut.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Saat suhu udara di dataran tinggi meningkat, batas ketinggian pembentukan salju otomatis bergeser ke area yang lebih tinggi. Kondisi ini menyebabkan presipitasi yang seharusnya turun sebagai salju baru justru turun dalam bentuk air hujan hangat. Tanpa adanya pasokan salju segar, proses pencairan es berlangsung berkali-kali lipat lebih cepat karena permukaan es langsung terpapar air hujan.

Keadaan ekstrem ini memicu percepatan laju salju abadi Papua mencair secara drastis dari tahun ke tahun. Penelitian menggunakan sampel inti es sepanjang 32 meter membuktikan bahwa laju penyusutan es mengalami lonjakan luar biasa selama periode El Niño yang kuat. Pada periode El Niño 2015-2016, tingkat penipisan es vertikal melonjak hingga lima kali lipat, dari satu meter per tahun menjadi 5,3 meter per tahun.

Keunikan Gletser Tropis di Puncak Dunia

Gletser tropis merupakan fenomena alam yang sangat langka di dunia saat ini. Selain di wilayah Pegunungan Andes (Amerika Selatan) dan beberapa gunung di Afrika Timur seperti Kilimanjaro, Papua menjadi satu-satunya wilayah di kawasan Asia yang memiliki keajaiban alam ini. Sebagai salah satu dari tujuh puncak tertinggi di dunia (Seven Summits), Puncak Jaya selalu menjadi magnet bagi pendaki internasional dan ilmuwan iklim global.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Penyusutan es di Papua menjadi indikator nyata bahwa krisis iklim bukan lagi sekadar ancaman masa depan, melainkan realitas yang sedang terjadi di depan mata kita. Pemodelan ilmiah memproyeksikan bahwa luas gletser Papua yang mencapai 19,3 kilometer persegi pada tahun 1850, kini hanya tersisa sekitar 0,16 hingga 0,23 kilometer persegi pada periode 2022-2024. Penyusutan masif ini setara dengan kehilangan area seluas 3.500 lapangan sepak bola menjadi hanya sekitar 40 lapangan saja.

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved