Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Kontroversi Bos OpenAI Sam Altman: Disebut Tak Paham AI?
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Kontroversi Bos OpenAI Sam Altman: Disebut Tak Paham AI?

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Senin, 20 April 2026 - 09:55 WIB
Kontroversi Bos OpenAI Sam Altman: Disebut Tak Paham AI?

Kontroversi Bos OpenAI Sam Altman

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Kontroversi bos OpenAI Sam Altman kini menjadi sorotan tajam setelah sejumlah mantan karyawan membongkar rahasia di balik layar perusahaan kecerdasan buatan paling berpengaruh di dunia tersebut. Laporan terbaru mengungkap bahwa sosok yang selama ini dianggap sebagai "wajah" revolusi AI ternyata memiliki rekam jejak yang jauh berbeda dari citra publiknya. Sejumlah orang dalam menyebut Altman lebih menonjol sebagai sosok manipulatif ketimbang seorang pakar teknologi yang visioner.

Kabar miring ini pertama kali mencuat melalui laporan mendalam dari New York Times yang mengutip kesaksian para mantan peneliti dan eksekutif. Mereka menggambarkan Altman sebagai individu yang memiliki kemampuan teknis seadanya, meskipun ia memimpin pengembangan teknologi secanggih ChatGPT. Kritik ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat posisi Altman yang selama ini dianggap sejajar dengan tokoh jenius teknologi lainnya seperti Elon Musk atau Bill Gates.

Kritik Tajam Terhadap Kemampuan Teknis Sam Altman

Dalam lingkungan internal OpenAI, kontroversi bos OpenAI Sam Altman sering kali berkaitan dengan pemahamannya terhadap konsep dasar kecerdasan buatan. Beberapa ahli komputer yang pernah bekerja langsung dengannya menyebutkan bahwa pengalaman Altman dalam pemrograman komputer dan machine learning sebenarnya tidak memadai. Ia dilaporkan sering kali salah dalam menyebutkan istilah-istilah dasar AI saat melakukan diskusi internal maupun presentasi tingkat tinggi.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan industri mengenai bagaimana seseorang dengan latar belakang teknis yang terbatas bisa memimpin perusahaan AI terbesar di dunia. Meskipun Altman tercatat pernah menempuh pendidikan ilmu komputer di Universitas Stanford, ia tidak menyelesaikan studinya. Ia memilih untuk drop out hanya setelah dua tahun berkuliah demi mengejar karier di dunia bisnis dan investasi melalui startup pertamanya, Loopt.

Carol Wainwright, seorang mantan peneliti di OpenAI, memberikan gambaran yang cukup provokatif mengenai gaya kepemimpinan sang CEO. Menurut Wainwright, Altman adalah sosok yang seolah tidak memiliki batasan pada dirinya sendiri. Ia mahir menciptakan struktur organisasi yang di atas kertas tampak membatasi kekuasaannya, namun pada kenyataannya, ia sering kali mengabaikan aturan tersebut demi kepentingan pribadinya saat momen krusial tiba.

Taktik Manipulasi dan "Jedi Mind Trick"

Selain masalah kemampuan teknis, kontroversi bos OpenAI Sam Altman juga mencakup perilaku interpersonalnya yang dianggap sangat manipulatif. Beberapa rekan kerjanya bahkan menjuluki kemampuan Altman dalam memengaruhi orang lain sebagai "Jedi mind trick". Istilah ini merujuk pada kemampuan karakter dalam seri Star Wars yang mampu mengendalikan pikiran orang lain agar menuruti kehendak mereka tanpa perlawanan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Kemampuan persuasif ini memang terbukti ampuh dalam menarik minat investor besar seperti Microsoft untuk menyuntikkan dana miliaran dolar ke OpenAI. Namun, di sisi lain, sifat ini justru menciptakan ketidakpercayaan di internal perusahaan. Banyak eksekutif merasa bahwa Altman sering kali memainkan politik kantor yang rumit untuk menyingkirkan orang-orang yang tidak sejalan dengan visinya, termasuk saat drama pemecatannya yang singkat oleh dewan direksi pada akhir 2023 lalu.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved