Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Transformasi Bisnis ke AI Picu Saham Allbirds Naik 6 Kali Lipat
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Transformasi Bisnis ke AI Picu Saham Allbirds Naik 6 Kali Lipat

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Kamis, 16 April 2026 - 18:55 WIB
Transformasi Bisnis ke AI Picu Saham Allbirds Naik 6 Kali Lipat

Transformasi bisnis ke AI

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Transformasi bisnis ke AI menjadi langkah krusial yang mengubah nasib Allbirds di lantai bursa Amerika Serikat. Perusahaan yang sebelumnya populer sebagai produsen sepatu ramah lingkungan ini mencatat lonjakan harga saham yang sangat fenomenal. Investor merespons positif keputusan manajemen untuk banting setir dari sektor ritel mode ke industri teknologi tinggi yang sedang naik daun.

Pada perdagangan Selasa (16/4), harga saham Allbirds melonjak hampir enam kali lipat. Harga yang semula hanya berada di angka US$ 3 per lembar saham pada hari sebelumnya, melesat tajam hingga menyentuh US$ 17 pada saat penutupan pasar. Lonjakan harga ini secara otomatis mendongkrak valuasi perusahaan sebesar 582 persen, dari yang sebelumnya hanya US$ 21 juta menjadi US$ 148 juta dalam waktu semalam.

Sentimen positif ini muncul segera setelah perusahaan mengumumkan entitas baru bernama NewBird AI. Melalui unit bisnis ini, perusahaan berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur komputasi kecerdasan buatan (AI) bagi sektor korporasi. Perubahan visi ini menandai berakhirnya era Allbirds sebagai pemain utama di industri alas kaki dan memulai babak baru di dunia teknologi digital.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Mengapa Transformasi Bisnis ke AI Sangat Menguntungkan?

Keputusan melakukan transformasi bisnis ke AI bukan tanpa alasan yang kuat. Manajemen NewBird AI menjelaskan bahwa pada tahap awal, mereka akan mengakuisisi perangkat komputasi AI dengan performa tinggi. Fokus utamanya adalah menyediakan perangkat dengan latensi rendah yang sangat dibutuhkan oleh pengembang model bahasa besar (LLM) dan aplikasi kecerdasan buatan lainnya.

Perusahaan berencana menawarkan akses ke perangkat keras premium tersebut melalui skema sewa jangka panjang. Strategi ini bertujuan untuk memenuhi celah permintaan pasar yang saat ini tidak mampu dipenuhi oleh hyperscaler besar seperti Amazon Web Services atau Google Cloud. Kelangkaan unit pemrosesan grafis (GPU) di pasar spot membuat layanan penyewaan infrastruktur menjadi bisnis yang sangat menggiurkan.

Langkah transformasi bisnis ke AI ini mencerminkan adaptasi perusahaan terhadap kebutuhan industri global. Saat ini, banyak perusahaan rintisan maupun korporasi besar yang kesulitan mendapatkan akses langsung ke perangkat keras AI karena antrean yang sangat panjang. NewBird AI hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan menyediakan infrastruktur siap pakai yang efisien.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Kejatuhan Bisnis Sepatu Wool yang Ikonik

Sebelum memutuskan melakukan transformasi bisnis ke AI, Allbirds merupakan simbol kesuksesan di Silicon Valley. Berdiri pada tahun 2015 oleh Tim Brown dan Joey Zwillinger, perusahaan ini membawa misi revolusioner. Mereka memproduksi sepatu dari bahan alami seperti wol merino yang bebas dari komponen plastik maupun olahan minyak bumi.

Produk pertama mereka laku keras dan menjadi tren di kalangan pekerja sektor teknologi. Popularitas yang masif membawa Allbirds melantai di bursa saham (IPO) pada tahun 2021 dengan valuasi yang sempat menyentuh angka fantastis, yakni US$ 4 miliar. Namun, kejayaan tersebut tidak bertahan lama seiring dengan perubahan selera konsumen dan ketatnya persaingan di pasar alas kaki global.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved