Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Undang-undang penipuan online Kamboja Disahkan, Sanksi Berat Menanti
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Undang-undang penipuan online Kamboja Disahkan, Sanksi Berat Menanti

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Sabtu, 04 April 2026 - 13:22 WIB
Undang-undang penipuan online Kamboja Disahkan, Sanksi Berat Menanti

Undang-undang penipuan online Kamboja

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - undang penipuan online Kamboja kini resmi menjadi senjata utama pemerintah setempat untuk memberantas markas kriminal yang selama ini merugikan ekonomi global hingga triliunan rupiah. Parlemen Kamboja menyetujui regulasi perdana ini pada Jumat (3/4/2026) sebagai langkah konkret untuk membersihkan citra negara dari tuduhan sebagai surga bagi para pelaku kejahatan siber.

Menteri Kehakiman Kamboja, Keut Rith, menegaskan bahwa aturan ini dirancang sangat ketat untuk memastikan tidak ada celah bagi pelaku kriminal. Ia mengibaratkan regulasi tersebut seperti jaring ikan yang rapat, yang mampu menjaring semua pelaku tanpa kecuali demi kepentingan bangsa dan rakyat Kamboja.

Langkah tegas ini muncul setelah tekanan internasional yang masif terhadap pemerintah Kamboja. Selama bertahun-tahun, wilayah Asia Tenggara, khususnya Kamboja, menjadi sorotan dunia karena menjamurnya kompleks bangunan yang berfungsi sebagai pusat penipuan daring dengan skala industri.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Sanksi Berat dalam Undang-undang penipuan online Kamboja

Pemerintah Kamboja tidak main-main dalam menyusun draf hukum teranyar ini. Setelah disahkan oleh parlemen, aturan ini akan segera dikirim kepada Raja Kamboja untuk mendapatkan tanda tangan resmi. Fokus utama dari Undang-undang penipuan online Kamboja ini adalah memberikan efek jera melalui hukuman penjara dan denda finansial yang sangat besar.

Bagi individu yang terbukti secara sah melakukan penipuan daring, hakim dapat menjatuhkan vonis penjara antara dua hingga lima tahun. Selain kurungan fisik, pelaku juga wajib membayar denda maksimal mencapai US$125.000 atau setara dengan Rp2 miliar rupiah. Angka ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memukul aspek finansial para pelaku.

Hukuman akan berlipat ganda jika kejahatan tersebut terorganisir. Apabila penipuan dilakukan oleh sebuah sindikat dan menjerat banyak korban dalam satu waktu, para pelaku terancam hukuman penjara hingga 10 tahun. Denda yang dikenakan pun membengkak menjadi US$250.000 atau sekitar Rp4,2 miliar, sebuah angka yang diharapkan mampu melumpuhkan operasional kelompok kriminal tersebut.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Tidak hanya menyasar eksekutor penipuan, Undang-undang penipuan online Kamboja juga mencakup tindak pidana pendukung lainnya. Mereka yang terbukti membantu proses pencucian uang, mengumpulkan data pribadi korban secara ilegal, hingga agen perekrut tenaga kerja untuk pusat penipuan, semuanya akan masuk dalam radar penegakan hukum.

Tekanan Global dan Praktik Perbudakan Modern

Sebelum adanya regulasi khusus ini, aparat penegak hukum di Kamboja seringkali kesulitan menjerat pelaku karena tidak adanya payung hukum yang spesifik. Selama ini, tersangka biasanya hanya didakwa dengan pasal-pasal umum seperti penipuan berat atau eksploitasi tenaga kerja. Kondisi ini membuat pusat-pusat penipuan terus tumbuh subur di berbagai wilayah perbatasan.

Kecaman dari kelompok hak asasi manusia internasional menjadi salah satu pendorong lahirnya Undang-undang penipuan online Kamboja. Banyak laporan mengungkapkan bahwa para pekerja di pusat penipuan tersebut merupakan korban perdagangan manusia. Mereka dijanjikan pekerjaan legal, namun justru dikurung di kompleks yang dijaga ketat oleh penjaga bersenjata dan dipaksa melakukan penipuan setiap hari.

Advertisement
Sponsor SLOT 17
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved