Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Spesies Ular Terbang Langka Ditemukan di Kawasan Karst
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Spesies Ular Terbang Langka Ditemukan di Kawasan Karst

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Kamis, 02 April 2026 - 18:22 WIB
Spesies Ular Terbang Langka Ditemukan di Kawasan Karst

Spesies ular terbang langka

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Spesies ular terbang langka baru-baru ini menjadi sorotan dunia setelah para peneliti berhasil mendokumentasikannya dalam sebuah survei keanekaragaman hayati yang mendalam. Penemuan ini berlokasi di kawasan karst yang terisolasi, sebuah ekosistem unik yang sering kali disebut sebagai "pulau di daratan" karena karakteristik geografisnya yang memisahkan satu bukit dengan bukit lainnya. Penelitian intensif ini berlangsung selama dua periode besar, yakni pada November 2023 dan berlanjut hingga Juli 2025, mencakup 64 gua yang tersebar di 10 perbukitan berbeda.

Tim ahli biologi melakukan observasi mendalam untuk memetakan kekayaan alam yang selama ini tersembunyi dari jangkauan manusia. Hasilnya sangat mengejutkan, di mana para peneliti menemukan berbagai jenis fauna eksotis yang memiliki adaptasi luar biasa terhadap lingkungan gua dan tebing curam. Selain spesies ular terbang langka, tim juga mengidentifikasi keberadaan ular pit viper, berbagai jenis tokek dengan pola warna unik, dua spesies siput mikro, hingga dua jenis kaki seribu yang belum pernah tercatat sebelumnya.

Menguak Misteri Spesies Ular Terbang Langka di Habitat Karst

Kawasan karst yang menjadi lokasi penelitian ini memiliki sifat yang sangat terisolasi. Setiap bukit dan sistem gua seolah-olah menjadi laboratorium alam yang mandiri, di mana evolusi berjalan secara terpisah. Kondisi inilah yang memungkinkan munculnya spesies ular terbang langka dengan karakteristik genetik yang berbeda dari kerabat mereka di wilayah lain. Secara biologis, ular terbang memiliki kemampuan luar biasa untuk meluncur dari satu pohon ke pohon lain dengan memipihkan tubuhnya guna menciptakan daya angkat aerodinamis.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Lee Grismer, seorang ahli biologi evolusi dari Universitas La Sierra yang turut mendukung tim survei, memberikan gambaran menarik mengenai fenomena ini. Ia mengibaratkan kawasan tersebut sebagai sebuah eksperimen alam yang dilakukan secara berulang kali namun independen. Menurut Grismer, isolasi geografis di bukit-bukit karst ini mendorong satwa untuk berevolusi secara unik guna bertahan hidup di ceruk ekologi yang sangat spesifik. Hal ini menjelaskan mengapa setiap gua sering kali menyimpan spesies yang tidak ditemukan di tempat lain di seluruh dunia.

Para peneliti tidak hanya sekadar mendata jumlah satwa, tetapi juga melakukan analisis mendalam terhadap tiap spesies yang ditemukan. Fokus utama mereka adalah memahami bagaimana hewan-hewan tersebut beradaptasi dan berevolusi di tengah lingkungan yang ekstrem. Salah satu temuan yang paling menonjol adalah variasi pada tokek jari bengkok bergaris Kamping Poi yang ditemukan pada tahun 2024. Tim peneliti menemukan empat populasi berbeda dari tokek ini yang masing-masing telah berevolusi dengan cara yang unik meskipun berada dalam satu kawasan besar yang sama.

Ancaman Nyata terhadap Ekosistem dan Satwa Unik

Meskipun menyimpan kekayaan hayati yang luar biasa, keberadaan spesies ular terbang langka dan satwa lainnya kini berada dalam bayang-bayang ancaman serius. Habitat karst yang menjadi rumah bagi mereka mulai tergerus oleh berbagai aktivitas manusia yang merusak. Penambangan liar menjadi ancaman utama karena menghancurkan struktur fisik bukit dan gua secara permanen. Selain itu, sektor pariwisata yang tidak terkendali atau over-tourism turut mengganggu ketenangan habitat asli satwa-satwa sensitif tersebut.

Advertisement
Sponsor SLOT 17
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved