Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Misi Artemis 2 NASA: Empat Astronot Meluncur Menuju Orbit Bulan
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Misi Artemis 2 NASA: Empat Astronot Meluncur Menuju Orbit Bulan

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Kamis, 02 April 2026 - 13:53 WIB
Misi Artemis 2 NASA: Empat Astronot Meluncur Menuju Orbit Bulan

Misi Artemis 2 NASA

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Misi Artemis 2 NASA resmi menandai babak baru dalam sejarah eksplorasi antariksa dengan meluncurkan empat astronaut ke orbit Bulan pagi ini. Peluncuran bersejarah ini menjadi langkah awal yang sangat krusial bagi ambisi umat manusia untuk kembali menginjakkan kaki di permukaan satelit alami Bumi tersebut. Misi berdurasi 10 hari ini melibatkan tiga astronaut asal Amerika Serikat, yakni Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch, serta satu astronaut asal Kanada, Jeremy Hensen.

Keempat penjelajah antariksa ini memiliki tugas utama untuk menguji coba seluruh sistem pendukung kehidupan (life support system) yang ada di dalam wahana Orion. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang badan antariksa Amerika Serikat untuk mendirikan koloni permanen di Bulan sebelum akhirnya melangkah lebih jauh menuju planet Mars. Keberhasilan Misi Artemis 2 NASA akan menjadi pondasi bagi keberlanjutan hidup manusia di luar atmosfer Bumi dalam jangka waktu yang lama.

Dalam proses peluncurannya, para astronaut menggunakan wahana luar angkasa Orion yang didorong oleh kekuatan raksasa dari roket Space Launch System (SLS). Roket SLS sendiri merupakan roket paling kuat yang pernah dibangun NASA hingga saat ini. Setelah berhasil mencapai orbit, wahana Orion akan segera membentangkan sayap panel suryanya. Panel ini berfungsi menyerap energi Matahari secara maksimal untuk memasok daya listrik selama perjalanan panjang di ruang hampa udara.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Tahapan Kritis dan Pengujian Teknologi dalam Misi Artemis 2 NASA

Amit Kshatriya, Associate Administrator NASA, menegaskan bahwa dalam sepuluh hari ke depan, para kru memiliki tanggung jawab besar. "Reid, Victor, Christina, dan Jeremy akan memastikan bahwa wahana Orion benar-benar siap dan layak digunakan oleh tim berikutnya untuk mendarat di permukaan Bulan dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi," ujarnya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran Misi Artemis 2 NASA sebagai jembatan menuju pendaratan manusia yang sesungguhnya di masa depan.

Secara teknis, perjalanan ini terbagi dalam beberapa fase yang sangat presisi. Sekitar 49 menit setelah lepas landas, roket SLS akan menempatkan Orion pada orbit Bumi yang stabil. Setelah itu, roket tahap kedua akan menyalakan mesinnya kembali untuk mendorong Orion menuju ketinggian yang lebih ekstrem, yakni sekitar 75.000 kilometer di atas permukaan Bumi. Di titik inilah Orion akan memisahkan diri dari roket pendorong untuk memulai navigasi secara mandiri.

Selama berada di orbit tinggi tersebut selama satu hari penuh, para astronaut tidak akan berdiam diri. Mereka dijadwalkan melakukan serangkaian demonstrasi manual guna menguji sensitivitas dan akurasi sistem kendali Orion. Pengujian manual ini sangat vital untuk memastikan bahwa kru tetap memiliki kendali penuh jika sewaktu-waktu sistem otomatis mengalami kendala teknis di tengah ruang angkasa yang tidak terprediksi.

Advertisement
Sponsor SLOT 17
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved