Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Astronaut NASA Mendadak Bisu di Luar Angkasa, Ini Faktanya
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Astronaut NASA Mendadak Bisu di Luar Angkasa, Ini Faktanya

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Selasa, 31 Maret 2026 - 21:54 WIB
Astronaut NASA Mendadak Bisu di Luar Angkasa, Ini Faktanya

Astronaut NASA mendadak bisu

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Astronaut NASA mendadak bisu menjadi sorotan dunia setelah Mike Fincke akhirnya buka suara mengenai insiden medis misterius yang menimpanya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Kejadian yang sempat dirahasiakan selama berbulan-bulan ini memicu kekhawatiran mengenai dampak jangka panjang tinggal di lingkungan gravitasi mikro bagi tubuh manusia. Fincke, seorang veteran ruang angkasa, terpaksa mengakhiri misinya lebih awal demi mendapatkan perawatan medis darurat di Bumi.

Peristiwa ini bermula pada Januari lalu saat Mike Fincke sedang menjalankan misi bersama astronaut Zena Cardman. Awalnya, mereka memiliki agenda penting untuk melakukan spacewalk atau berjalan di luar angkasa guna memasang komponen peningkat daya ISS. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan teknis sebelum laboratorium raksasa tersebut akhirnya dikeluarkan dari orbitnya di masa depan. Namun, rencana tersebut batal secara mendadak karena alasan kesehatan yang saat itu belum NASA jelaskan secara rinci.

Kronologi Kejadian Astronaut NASA Mendadak Bisu

Dalam pengakuannya baru-baru ini, Fincke menceritakan bahwa serangan medis tersebut terjadi saat ia sedang menikmati makan malam di ISS. Tanpa ada gejala awal, astronaut NASA mendadak bisu dan kehilangan kemampuan untuk berkomunikasi selama kurang lebih 20 menit. Rekan-rekan krunya yang melihat keganjilan tersebut langsung bertindak cepat dalam hitungan detik untuk memberikan pertolongan pertama sesuai protokol darurat.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

"Terjadi tiba-tiba, sangat cepat. Para kru melihat saya mengalami masalah dan semua bertindak hanya dalam beberapa detik," ujar Fincke dalam wawancara dengan media internasional. Kondisi ini sangat mengejutkan mengingat Fincke adalah sosok berpengalaman yang telah menghabiskan total 549 hari di luar angkasa. Meskipun tim medis di ISS berhasil menstabilkan kondisinya dengan panduan dokter bedah dari Bumi, NASA mengambil keputusan berisiko untuk memulangkan seluruh Crew-11 lebih awal.

Keputusan pemulangan ini diambil karena ISS tidak memiliki peralatan pencitraan medis yang cukup canggih untuk mendiagnosis gangguan saraf atau otak secara mendalam. NASA menilai bahwa keselamatan kru adalah prioritas utama, sehingga teknologi pemindaian di Bumi menjadi satu-satunya jalan untuk mengetahui mengapa astronaut NASA mendadak bisu secara tiba-tiba di tengah misi penting tersebut.

Misteri Medis yang Belum Terpecahkan

Hingga saat ini, penyebab pasti dari hilangnya kemampuan bicara Mike Fincke masih menjadi teka-teki bagi para ahli medis NASA. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan intensif setibanya di Bumi, dokter memastikan bahwa Fincke tidak mengalami stroke maupun serangan jantung. Data medis menunjukkan bahwa fungsi organ vitalnya tetap normal, namun serangan selama 20 menit itu tetap tidak terjelaskan secara ilmiah.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Kondisi astronaut NASA mendadak bisu ini diduga kuat berkaitan erat dengan efek lingkungan ruang angkasa terhadap sistem saraf manusia. Para ilmuwan kini tengah meneliti fenomena "pergeseran cairan" yang sering dialami astronaut, di mana cairan tubuh mengalir lebih banyak ke arah kepala akibat ketiadaan gravitasi. Tekanan intrakranial yang meningkat ini disinyalir dapat memengaruhi pusat bicara di otak, meskipun teori ini masih memerlukan bukti lebih lanjut.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved