Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah
Advertisement
Sponsor SLOT 16

3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 04 Januari 2026 - 13:00 WIB
3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Sumber Foto :Istimewa
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Kisah Nabi Musa Membelah Laut Merah adalah mukjizat. Kini, sains menawarkan Penjelasan Ilmiah Laut Merah yang mengejutkan. Bagaimana fenomena alam bisa menciptakan jalur kering? Cari tahu di sini!

Kisah eksodus bangsa Israel dari Mesir yang dipimpin oleh Nabi Musa, terutama peristiwa pemisahan air Laut Merah, telah menjadi salah satu cerita paling monumental dalam sejarah peradaban dan keagamaan selama ribuan tahun.

Peristiwa luar biasa yang diperkirakan terjadi sekitar 3.500 tahun lalu ini selalu menjadi topik diskusi, di mana penjelasan keagamaan menempatkannya sebagai sebuah mukjizat murni dari Tuhan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Namun, seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi simulasi, para ilmuwan modern mulai menelaah kejadian ini dari sudut pandang yang berbeda: apakah ada kemungkinan fenomena alam ekstrem yang dapat menjelaskan peristiwa ini?

Penelitian terbaru yang menggunakan model hidrodinamika dan simulasi komputer menunjukkan bahwa peristiwa pembelahan air, menciptakan "jalan kering" yang cukup lebar untuk dilewati ribuan orang, sangat mungkin terjadi melalui mekanisme alam yang disebut wind setdown.

Mukjizat atau Fenomena Alam? Menelaah Kisah Klasik

Dalam narasi keagamaan, diceritakan bahwa ketika bangsa Israel terdesak di tepi laut, Nabi Musa mengangkat tongkatnya, dan seketika air laut terbelah, memungkinkan mereka menyeberang sementara pasukan Firaun mengejar.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Para ilmuwan tidak berusaha membantah mukjizat tersebut, melainkan menawarkan perspektif tambahan yang menjembatani keyakinan dengan logika ilmiah.

Tujuannya adalah untuk memahami kondisi geografis dan meteorologis ekstrem yang mungkin terjadi pada masa itu, dan bagaimana kondisi tersebut dapat menghasilkan efek yang tampak supranatural.

Salah satu tantangan utama bagi para peneliti adalah menentukan lokasi yang tepat dari penyeberangan tersebut, karena peta kuno seringkali kurang spesifik.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Penelitian modern yang dilakukan oleh tim dari National Center for Atmospheric Research (NCAR) dan University of Colorado di Boulder, AS, berfokus pada lokasi yang diduga merupakan delta sungai atau laguna dangkal, bukan Laut Merah dalam arti teluk yang sangat dalam.

Kenapa Fokus Lokasi Penting dalam Penjelasan Ilmiah Laut Merah?

Lokasi penyeberangan sangat penting karena menentukan kedalaman dan kontur air. Jika lokasi penyeberangan adalah bagian Laut Merah yang dalam (seperti Teluk Suez modern), tidak ada angin sekuat apa pun yang dapat membelahnya.

Para ilmuwan menduga titik penyeberangan yang paling realistis adalah di dekat daerah yang dulu dikenal sebagai "Danau Tanpa Batas" atau di sekitar delta Sungai Nil purba, di mana kedalaman air hanya beberapa meter saja.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Area ini, yang kini telah berubah menjadi Laguna Suez atau sejenisnya, memiliki karakteristik unik yang mendukung teori wind setdown.

Mekanisme Ilmiah di Balik Pembelahan Laut Merah

Teori utama yang menjelaskan bagaimana Nabi Musa Membelah Laut Merah adalah melalui fenomena yang dikenal sebagai wind setdown (atau penurunan permukaan air akibat angin).

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved