Temuan ini menjadi pemicu bagi ekspedisi dan penelitian lebih lanjut di wilayah Asia Timur, yang sebelumnya kurang mendapat perhatian dibandingkan Afrika Timur atau Afrika Selatan.
Para peneliti berharap dapat menemukan lebih banyak sisa-sisa fosil di Tiongkok dan sekitarnya. Hal ini bertujuan untuk mengonfirmasi apakah Yunxian 2 adalah bagian dari populasi purba yang lebih besar atau merupakan bukti bahwa divergensi hominin terjadi di dua benua secara simultan, mengubah secara fundamental pandangan kita tentang bagaimana kita menjadi manusia seperti sekarang.
Baca Juga :
Satu hal yang pasti, buku sejarah tentang evolusi manusia mungkin sebentar lagi harus dicetak ulang.