Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Terungkap! 5 Alasan Gen Z Susah Dapat Kerja di Era Digital
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Terungkap! 5 Alasan Gen Z Susah Dapat Kerja di Era Digital

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Sabtu, 13 September 2025 - 12:30 WIB
Terungkap! 5 Alasan Gen Z Susah Dapat Kerja di Era Digital

Alasan Gen Z Susah Dapat Kerja

Sumber Foto :Istimewa
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Akibatnya, terjadi kesenjangan antara apa yang dimiliki lulusan baru dan apa yang dibutuhkan industri. Memiliki ijazah saja tidak lagi cukup; pembuktian melalui portofolio dan sertifikasi keterampilan menjadi jauh lebih penting.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

4. Kompetisi Global Akibat Tren Kerja Remote

Pandemi telah menormalisasi kerja jarak jauh (remote work). Ini berarti, sebuah perusahaan di Jakarta kini tidak hanya bersaing dengan talenta lokal, tetapi juga bisa merekrut talenta terbaik dari Bandung, Surabaya, atau bahkan negara lain dengan biaya yang lebih kompetitif.

Bagi pencari kerja, ini memperluas kolam persaingan secara drastis. Anda tidak lagi hanya bersaing dengan teman seangkatan di kota Anda, tetapi dengan ribuan profesional lain dari seluruh penjuru negeri, bahkan dunia.

5. Ekspektasi yang Tidak Selaras

Tantangan ini datang dari dua arah. Di satu sisi, ada perusahaan yang memasang kualifikasi tidak realistis, seperti mencari "posisi entry-level" namun dengan syarat pengalaman 3-5 tahun. Ini jelas membuat frustrasi para lulusan baru.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Di sisi lain, terkadang ada ekspektasi dari sebagian Gen Z yang dianggap kurang selaras dengan realitas pasar, misalnya mengharapkan gaji tinggi dan fleksibilitas penuh tanpa portofolio atau pengalaman yang kuat untuk mendukungnya. Menemukan titik temu antara ekspektasi perusahaan dan kandidat menjadi semakin sulit.

Beradaptasi atau Tertinggal

Pasar kerja saat ini memang brutal, dan mengakui adanya tantangan cari kerja Gen Z adalah hal yang valid. Siklus mengirim lamaran tanpa henti dan berujung penolakan memang menguras mental.

Namun, daripada pasrah, kuncinya adalah adaptasi dan strategi. Memahami cara kerja ATS, membangun portofolio yang menjual, memperkuat keterampilan yang relevan, dan melakukan networking secara aktif bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Perjuangan ini nyata, tetapi dengan pendekatan yang lebih cerdas dan proaktif, peluang untuk menembus 'tembok' pasar kerja dan mendapatkan karier impian masih sangat terbuka lebar.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved