Netflix dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak akan mengembangkan aplikasi eksklusif untuk Apple Vision Pro.

Keputusan ini juga mencakup ketidakadaan modifikasi pada aplikasi versi iPad agar bisa dijalankan oleh headset canggih tersebut.

Pengumuman ini berarti pengguna Apple Vision Pro yang ingin menikmati konten Netflix harus melakukannya melalui browser web.

Selain itu, mereka juga kehilangan kemampuan untuk mengunduh tayangan favorit mereka dan menontonnya secara offline.

“Anggota kami akan tetap dapat menikmati Netflix melalui browser web Vision Pro, mirip dengan cara mereka menikmati Netflix di Mac,” ungkap juru bicara Netflix seperti dilaporkan oleh TechCrunch pada Jumat (19/1).

Pada bulan Juli sebelumnya, Bloomberg telah melaporkan bahwa Netflix tidak memiliki rencana untuk mengembangkan aplikasi khusus untuk Apple Vision Pro. Pernyataan resmi ini dari Netflix memastikan keputusan tersebut.

Meskipun demikian, versi browser diklaim memiliki kinerja yang hampir setara dengan aplikasi Netflix untuk iPad.

Sementara itu, Apple Vision Pro masih menjadi perangkat yang tersegmentasi di pasaran.

Netflix sepertinya masih menilai bahwa Vision Pro belum sepenuhnya menjadi pilihan pelanggan, terutama mengingat harganya yang sangat mahal, mencapai sekitar USD 3.500 atau sekitar 54,6 jutaan.

Netflix
Netflix

Vision Pro sendiri pertama kali diperkenalkan dalam gelaran WWDC 2023 pada pertengahan tahun lalu. Apple Vision ini hadir dengan sistem operasi terbarunya yang disebut visionOS, yang memasukkan fitur dan spesifikasi inovatif.

Dari segi desain, Vision Pro menampilkan integrasi kaca yang mulus dan bingkai paduan alumunium khusus yang dirancang untuk melengkung pada wajah pengguna.

Sistem modular memungkinkan pemasangan yang disesuaikan, sedangkan Light Seal tekstil yang lembut memastikan kenyamanan.

Perangkat ini juga menggunakan tali fleksibel untuk menjaga audio tetap dekat dengan telinga pengguna.

Headband dapat dengan mudah diganti ukuran atau gaya yang berbeda, termasuk opsi default berupa rajutan 3D yang memberikan bantalan, sirkulasi udara, dan kelenturan.

Dalam hal layar, Apple Vision Pro menawarkan sistem layar mutakhir dengan menggabungkan dua layar mikro OLED seukuran perangko, memberikan total 23 juta piksel.

Kemampuan ini memastikan pengalaman visual yang melampaui TV 4K untuk setiap mata, dengan kejernihan dan ketajaman visual yang luar biasa.

Apple Vision Pro
Apple Vision Pro | Foto : Apple

Meski demikian, sementara Vision Pro menawarkan teknologi yang canggih, kenyataannya adalah bahwa Netflix tidak melihatnya sebagai platform yang cukup mapan untuk mendukung pengembangan aplikasi eksklusif.

Para pengguna harus tetap mengakses konten Netflix melalui browser web Vision Pro, tanpa kemampuan untuk menonton secara offline.

Keputusan ini mungkin mempengaruhi pemilihan perangkat oleh calon konsumen, mengingat preferensi masyarakat terhadap kenyamanan dan fleksibilitas dalam menikmati konten hiburan.

Dengan penolakan Netflix untuk mengembangkan aplikasi eksklusif untuk Apple Vision Pro, pertanyaan muncul tentang sejauh mana platform ini akan diterima oleh pengguna dan bagaimana Apple akan merespons kebijakan tersebut.

Sementara pengembangan teknologi terus berlanjut, keputusan produsen konten besar seperti Netflix dapat memberikan arah pada tren penerimaan dan adaptasi perangkat baru dalam ekosistem teknologi hiburan.