Browser seperti Mozilla Firefox, Opera, atau bahkan browser bawaan Xiaomi (Mi Browser) mungkin menjadi penyelamat. Pilihlah browser yang dikenal memiliki fokus kuat pada privasi dan keamanan.
Pastikan Anda segera mengekspor semua bookmark dan kata sandi yang tersimpan di Chrome dan mengimpornya ke browser baru Anda.
2. Pertimbangkan Pembaruan Perangkat Keras
Meskipun ini adalah solusi yang memerlukan biaya, ini adalah langkah paling aman. Ponsel yang berusia lebih dari 5-7 tahun umumnya sudah berada di akhir masa pakainya. Perangkat keras yang usang juga mulai memengaruhi kecepatan dan efisiensi.
Baca Juga :
Beralih ke model Xiaomi Mi Redmi terbaru yang menjalankan Android 13 atau lebih tinggi, tidak hanya menjamin dukungan Chrome untuk tahun-tahun mendatang, tetapi juga memberikan peningkatan besar dalam performa dan fitur kamera.
3. Memanfaatkan ROM Kustom (Hanya untuk Pengguna Mahir)
Untuk pengguna yang sangat teknis, menginstal Custom ROM (seperti LineageOS) yang kompatibel dengan perangkat keras lama Anda bisa menjadi opsi. Custom ROM memungkinkan Anda menjalankan versi Android yang lebih baru (seperti Android 12 atau 13) pada perangkat keras lama Anda.
Namun, proses ini berisiko tinggi (dikenal sebagai ‘bricking’) dan akan membatalkan garansi. Langkah ini hanya direkomendasikan bagi mereka yang memiliki pengetahuan mendalam tentang modifikasi perangkat lunak ponsel.
Baca Juga :
Kesimpulan
Keputusan Google untuk menghentikan dukungan Google Chrome Android Lama pada tahun 2026 adalah pengingat bahwa teknologi terus bergerak maju. Jutaan pengguna Xiaomi Mi Redmi yang masih menggunakan Android 8 dan 9 harus mulai merencanakan langkah antisipasi.
Jangan menunggu hingga tahun 2026 dan mendapati diri Anda terjebak dengan browser yang tidak aman. Mulailah migrasi data Anda ke browser alternatif hari ini atau rencanakan pembaruan perangkat keras dalam waktu dekat. Keamanan data pribadi Anda di dunia maya jauh lebih berharga daripada menunda keputusan ini.