Misteri Kehadiran Kaguya di Naruto: Jejak Langkah Kehadiran Jahatnya Terungkap!
Apakah Kaguya Jahat dari Dulu? Simak Penjelasannya: Misteri Kehadiran Jahatnya di Naruto Terungkap!
Karakter antagonis dalam dunia Naruto tidak jarang memiliki perjalanan yang rumit sebelum memilih jalur kejahatan.
Kaguya, salah satu karakter sentral, pun memiliki cerita serupa. Mari kita telusuri alasan di balik langkah jahat Kaguya yang tak terduga.
1. Memberontak Terhadap Otsutsuki Utama, Khususnya Isshiki

Kaguya, awalnya anggota Otsutsuki tingkat rendah, datang ke Bumi untuk misi menanam dan memanen Buah Chakra atas perintah Isshiki.
Namun, keinginan Kaguya untuk memiliki kekuasaan sendiri membawanya memberontak, hampir membunuh Isshiki dan mengambil Buah Chakra untuk dirinya.
Tindakan ini mengubahnya menjadi target balasan Otsutsuki utama, memaksa Kaguya hidup dalam ketakutan konstan.
Transisi ini menandai awal perjalanan Kaguya menuju kejahatan, membuatnya menyadari potensi bahaya yang mungkin mengancamnya.
2. Menciptakan Pasukan Zetsu Putih untuk Melawan Otsutsuki Lainnya
Setelah mengonsumsi Buah Chakra dan menggunakan Mugen Tsukuyomi, Kaguya membebaskan setengah makhluk hidup dan mengubah ingatan setengahnya lagi menjadi pasukan Zetsu Putih.

Pasukan ini diciptakan sebagai langkah preventif untuk melawan ancaman dari Otsutsuki lainnya, khususnya setelah insiden dengan Isshiki.
Kaguya berusaha memastikan keberlangsungan hidupnya dengan segala cara, bahkan jika itu berarti melawan kelompok asalnya.
3. Kekuatan Luar Biasa Kaguya Membuatnya Tergoda untuk Mencari Lebih Banyak Kekuatan
Dalam manga, Hagoromo mengungkapkan bahwa Kaguya, awalnya bertindak sebagai pemimpin penyeimbang konflik di Bumi.
Namun, kehausannya akan kekuatan membuatnya semakin tergoda.

Kaguya mulai menyerupai Otsutsuki lain yang selalu haus akan kekuatan, meskipun dia sudah memiliki Buah Chakra.
Transformasinya dari pemimpin penyeimbang menjadi sosok yang haus kekuatan adalah langkah krusial dalam perubahan karakternya.
4. Akhirnya, Apakah Kaguya Jahat?
Meskipun awalnya Kaguya mungkin bertindak untuk melindungi dirinya sendiri dan penduduk Bumi dari tumbal Juubi, perubahan dramatis terjadi.

Kaguya berubah menjadi individu yang siap mencapai tujuannya dengan cara apa pun, termasuk mengorbankan manusia dalam Mugen Tsukuyomi.
Pada akhirnya, Kaguya menjadi karakter yang hanya ingin menjadi lebih kuat, bahkan jika itu berarti mengorbankan kebahagiaan dan nyawa manusia.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pada akhirnya, Kaguya dapat dianggap sebagai karakter yang jahat.
Jejak langkahnya yang rumit dan transisi karakter yang dramatis memperkuat pemahaman kita terhadap kompleksitas dunia Naruto.
Dengan menggali lebih dalam ke dalam cerita Kaguya, kita bisa lebih memahami mengapa karakter ini akhirnya memilih jalur kejahatan.
Apakah ini benar-benar akhir dari perjalanan Kaguya, atau adakah lebih banyak misteri yang menanti untuk diungkap? Hanya waktu yang akan memberikan jawabannya.