Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Peringatan Terbaru PBB: 4 Bahaya Kepadatan Jakarta Terpadat Dunia
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Peringatan Terbaru PBB: 4 Bahaya Kepadatan Jakarta Terpadat Dunia

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Jumat, 19 Desember 2025 - 18:27 WIB
Peringatan Terbaru PBB: 4 Bahaya Kepadatan Jakarta Terpadat Dunia

Peringatan Terbaru PBB: 4 Bahaya Kepadatan Jakarta Terpadat Dunia

Sumber Foto :Istimewa
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Kenapa PBB memberi Peringatan Terbaru PBB soal Bahaya Kepadatan Jakarta? Simak data mengejutkan 42 juta penduduk dan ancaman nyata infrastruktur kota!

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru-baru ini mengeluarkan laporan yang mengejutkan seluruh dunia, khususnya bagi warga Indonesia. Laporan terbaru PBB, yang dirangkum dalam World Urbanization Prospects 2025, menempatkan Jakarta pada posisi yang sangat mengkhawatirkan.

Jakarta kini dinobatkan sebagai kota nomor satu di dunia untuk kategori kota dengan populasi terpadat. Predikat ini bukan prestasi yang patut dibanggakan, melainkan sebuah sinyal bahaya serius.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Ibu kota Indonesia ini tercatat dihuni oleh hampir 42 juta orang. Angka ini luar biasa besar, jauh melampaui total penduduk di kota-kota megapolitan lain seperti Tokyo dan Dhaka.

Lonjakan populasi yang drastis inilah yang menjadi fokus utama Peringatan Terbaru PBB. Jakarta yang sebelumnya berada di posisi kedua, kini telah berhasil menggeser Tokyo, sang pemegang gelar kota terpadat sejak tahun 2000.

Mengapa Jakarta Dinobatkan sebagai Kota Terpadat Dunia?

Data PBB menunjukkan pergeseran signifikan dalam dinamika urbanisasi global. Selama puluhan tahun, Tokyo selalu menjadi tolok ukur kepadatan kota global.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Namun, dalam laporan 2025, populasi Tokyo relatif stabil di angka 33,4 juta, membuat kota tersebut turun ke posisi tiga. Sementara itu, Jakarta mencatatkan pertumbuhan eksplosif yang menempatkannya di puncak daftar.

Total 42 juta jiwa ini mencakup wilayah metropolitan Jakarta, dikenal juga sebagai Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Wilayah ini menjadi magnet bagi urbanisasi dari seluruh Indonesia.

Alasan utama di balik lonjakan angka ini adalah tingginya tingkat migrasi dan urbanisasi. Jakarta masih dianggap sebagai pusat peluang ekonomi, pekerjaan, dan pendidikan terbaik di Indonesia.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Faktor-faktor inilah yang menyebabkan penumpukan manusia di satu titik geografis yang semakin hari semakin sesak. Predikat kota terpadat dunia ini adalah alarm keras tentang Bahaya Kepadatan Jakarta yang mengancam stabilitas kota.

4 Bahaya Kepadatan Jakarta Menurut Analisis PBB

Kepadatan penduduk yang ekstrem tidak hanya berarti antrean panjang atau kemacetan. Ini merujuk pada tekanan sistematis terhadap seluruh sendi kehidupan kota. Ketika PBB mengeluarkan Peringatan Terbaru PBB, fokusnya adalah pada dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan kota.

Berikut adalah empat ancaman nyata yang ditimbulkan oleh status Jakarta sebagai kota terpadat dunia:

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Ancaman Krisis Infrastruktur dan Transportasi

Dengan 42 juta jiwa yang harus bergerak setiap hari, sistem transportasi Jakarta berada di ambang kolaps. Kemacetan yang parah sudah menjadi makanan sehari-hari, menyebabkan kerugian triliunan rupiah per tahun.

Beban ini juga dirasakan oleh infrastruktur dasar lain seperti pasokan air bersih, listrik, dan sanitasi. Semakin banyak penduduk, semakin besar pula permintaan layanan dasar, yang sering kali tidak diimbangi dengan pembangunan yang memadai.

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved