Fakta menariknya, debu emas ini sendiri tidak dianggap berbahaya bagi lingkungan. Namun, studi mengenai sebaran mineral dari Erebus membantu para ilmuwan melacak pergerakan material dari gunung berapi aktif lainnya, termasuk sulfur dioksida yang dapat berdampak pada iklim.
Secara keseluruhan, Gunung Erebus adalah bukti nyata betapa menakjubkannya kekuatan alam. Gunung berapi di Antartika ini telah mengubah persepsi kita tentang di mana dan bagaimana kekayaan alam yang paling didambakan, yaitu emas, dapat ditemukan. Dari 80 gram emas per hari, Erebus memberikan pelajaran berharga bagi ilmu pengetahuan geologi.