Batasi Aktivitas Latar Belakang
Beberapa aplikasi, terutama media sosial atau berita, seringkali melakukan sinkronisasi data di latar belakang untuk memberikan pembaruan real-time. Walaupun berguna, ini memakan daya baterai dan kuota internet.
Anda bisa mengaturnya dengan cara:
Baca Juga :
- Masuk ke menu Settings > Apps.
- Pilih aplikasi yang tidak terlalu penting (misalnya game atau aplikasi edit foto).
- Cari opsi Battery atau Baterai.
- Pilih opsi Restricted atau Batasi.
Ini akan mencegah aplikasi tersebut berjalan di latar belakang, sehingga hanya akan aktif saat Anda membukanya.
Matikan Notifikasi yang Tidak Penting
Setiap notifikasi yang masuk akan menyalakan layar selama beberapa detik. Jika Anda tergabung dalam banyak grup WhatsApp atau memiliki banyak aplikasi media sosial, akumulasi dari layar yang menyala ini bisa sangat menguras baterai. Matikan notifikasi dari aplikasi yang tidak krusial untuk mengurangi gangguan sekaligus menghemat daya.
3. Maksimalkan Fitur Bawaan Ponsel
Produsen ponsel seperti Samsung, Xiaomi, OPPO, hingga Apple sudah menyadari masalah boros baterai ini. Oleh karena itu, mereka telah menyematkan fitur-fitur canggih yang dirancang khusus untuk memperpanjang daya tahan baterai.
Baca Juga :
Fitur seperti Adaptive Battery (Baterai Adaptif) pada Android akan mempelajari pola pemakaian Anda dan membatasi daya untuk aplikasi yang jarang digunakan. Pastikan fitur ini selalu aktif. Selain itu, manfaatkan juga Power Saving Mode (Mode Hemat Daya) saat baterai mulai menipis. Mode ini biasanya akan:
- Membatasi kecepatan prosesor (CPU).
- Mengurangi kecerahan layar.
- Menghentikan aktivitas aplikasi di latar belakang.
- Mematikan getaran dan beberapa fitur konektivitas.
4. Perhatikan Jaringan dan Konektivitas
Mencari sinyal adalah salah satu aktivitas paling berat bagi ponsel. Saat sinyal seluler lemah, ponsel akan bekerja ekstra keras untuk tetap terhubung, yang tentunya sangat menguras baterai.
Jika Anda berada di lokasi dengan sinyal Wi-Fi yang stabil (seperti di rumah atau kantor), segera hubungkan ponsel Anda ke Wi-Fi. Koneksi Wi-Fi secara umum lebih hemat daya dibandingkan menggunakan data seluler. Sebaliknya, jika Anda berada di area tanpa sinyal sama sekali (seperti di basement atau pedalaman), aktifkan Mode Pesawat untuk sementara waktu.
Baca Juga :
Selain itu, matikan konektivitas yang tidak sedang digunakan, seperti Bluetooth, NFC, dan GPS (Lokasi). Mengaktifkannya hanya saat diperlukan adalah kebiasaan kecil yang berdampak besar pada keawetan baterai.
5. Terapkan Kebiasaan Mengisi Daya yang Sehat
Cara Anda mengisi daya ternyata berpengaruh besar pada kesehatan dan umur baterai dalam jangka panjang. Lupakan mitos lama yang menyuruh Anda mengisi daya hingga 100% dan membiarkannya habis hingga 0%.
Baterai Lithium-ion modern yang digunakan di semua ponsel saat ini "merasa paling nyaman" berada di rentang daya 20% hingga 80%. Mengisi daya hingga penuh 100% atau membiarkannya mati total secara terus-menerus akan memberikan tekanan pada sel baterai dan mempercepat degradasinya.