Tidak berhenti di situ, pemilik kendaraan juga berhak menikmati fasilitas pengisian daya gratis di jaringan stasiun pengisian V-Green. Layanan cuma-cuma ini berlaku hingga tanggal 31 Maret 2029 mendatang di berbagai titik strategis. Fasilitas ini tentu menjadi daya tarik luar biasa yang dapat memangkas biaya operasional harian keluarga secara signifikan selama beberapa tahun ke depan.
Peran Strategis Pabrik Subang dalam Skala Global
Peluncuran perdana ini terlaksana hanya berselang beberapa bulan setelah peresmian pabrik perakitan lokal mereka pada Desember 2025. Fasilitas manufaktur yang berdiri di atas lahan seluas 171 hektare ini diproyeksikan menelan total investasi jangka panjang hingga lebih dari USD 1 miliar. Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan investasi asing dalam mendukung program elektrifikasi nasional bentukan pemerintah.
Baca Juga :
Tidak hanya memproduksi mobil listrik VinFast VF MPV 7, fasilitas perakitan di pabrik VinFast Subang juga merakit berbagai model global lainnya seperti VF 3, VF 5, VF 6, hingga VF 7. Pada fase pengembangan berikutnya, kapasitas produksi pabrik ini ditargetkan mampu menembus angka 350.000 unit kendaraan per tahun. Kapasitas masif ini disiapkan tidak hanya untuk pasar domestik, melainkan juga sebagai basis ekspor ke berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.
Dengan kehadiran lini produksi lokal ini, persaingan pasar kendaraan listrik di Indonesia dipastikan akan semakin kompetitif dan menguntungkan konsumen. Dukungan purnajual yang kuat, infrastruktur pengisian daya yang terus berkembang, serta harga yang bersaing menjadi modal kuat bagi masyarakat untuk beralih ke transportasi hijau. Pada akhirnya, pertimbangan matang ini akan mengarahkan konsumen untuk memilih mobil listrik VinFast VF MPV 7 sebagai kendaraan harian keluarga modern yang ramah lingkungan.