Technonesia - Garansi seumur hidup Wuling Eksion menjadi daya tarik utama bagi para pecinta otomotif di Indonesia setelah peluncuran resminya pada 22 April 2026 lalu. Sebagai pemain kunci di segmen SUV 7-seater, Wuling Motors tidak hanya menawarkan desain yang gagah dan teknologi canggih, tetapi juga komitmen perlindungan jangka panjang melalui layanan purna jual yang masif. Langkah ini bertujuan memberikan rasa aman bagi konsumen yang beralih ke teknologi elektrifikasi, baik murni listrik (EV) maupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle
Wuling menyadari bahwa kekhawatiran terbesar pengguna mobil listrik terletak pada daya tahan komponen inti. Oleh karena itu, perusahaan asal Tiongkok ini menyematkan program Lifetime Core Component Warranty untuk memastikan setiap pemilik Eksion mendapatkan perlindungan maksimal. Program ini mencerminkan kepercayaan diri Wuling terhadap kualitas manufaktur dan teknologi yang mereka usung pada model terbarunya tersebut.
Rincian Komponen dalam Garansi Seumur Hidup Wuling Eksion
Penting bagi calon pembeli untuk memahami bahwa garansi seumur hidup Wuling Eksion ini berfokus pada tiga komponen paling krusial dalam sistem penggerak listrik. Komponen pertama adalah Power Battery, yang merupakan jantung dari penyimpanan energi kendaraan. Mengingat baterai adalah komponen termahal dalam sebuah kendaraan listrik, jaminan seumur hidup ini tentu menjadi nilai tambah yang sangat signifikan secara ekonomis.
Komponen kedua yang masuk dalam cakupan perlindungan adalah Drive Motor. Motor penggerak ini berfungsi mengubah energi listrik menjadi gerak mekanis yang memutar roda. Terakhir, Wuling juga menjamin Motor Controller Unit (MCU). MCU berperan sebagai otak yang mengatur aliran daya dari baterai menuju motor sesuai dengan input dari pengemudi. Dengan jaminan pada tiga aspek ini, pengguna tidak perlu risau akan biaya perbaikan besar di masa depan.
Maulana Hakim, Aftersales Director Wuling Motors, menegaskan bahwa kehadiran Eksion membawa standar baru dalam perlindungan konsumen. Selain jaminan komponen inti, Wuling juga memberikan garansi umum kendaraan selama 6 tahun atau hingga menyentuh angka 150.000 kilometer. Bagi pemilik varian PHEV, terdapat proteksi tambahan berupa garansi mesin hingga 8 tahun atau 150.000 kilometer, yang menunjukkan fleksibilitas layanan untuk berbagai jenis teknologi mesin.
Biaya Perawatan Berkala: EV vs PHEV
Selain faktor garansi seumur hidup Wuling Eksion, biaya perawatan rutin seringkali menjadi pertimbangan utama masyarakat. Wuling menerapkan skema periodical maintenance yang sangat kompetitif. Untuk varian Eksion EV, interval perawatan dilakukan setiap 5.000 kilometer. Fokus pengecekan meliputi komponen ringan seperti filter AC, cairan pendingin (coolant), minyak rem, hingga oli reducer. Estimasi total biaya servis hingga usia 5,5 tahun atau 55.000 kilometer hanya berkisar di angka Rp3,3 jutaan.
Di sisi lain, varian Eksion PHEV memiliki karakteristik perawatan yang berbeda karena mengombinasikan mesin pembakaran internal (ICE) dengan motor listrik. Interval servisnya ditetapkan setiap 7.500 kilometer. Cakupan komponennya lebih luas, mencakup penggantian oli mesin, filter oli, busi, hingga carbon canister. Hal ini membuat estimasi total biaya perawatan hingga 5,5 tahun atau 42.500 kilometer mencapai sekitar Rp14,2 jutaan. Perbedaan biaya ini sangat wajar mengingat kompleksitas sistem hybrid yang membutuhkan perhatian ekstra pada komponen mesin bensinnya.