Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Harga BBM April 2026 Belum Naik, Pertamina Minta Warga Waspada Hoaks
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Harga BBM April 2026 Belum Naik, Pertamina Minta Warga Waspada Hoaks

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Selasa, 31 Maret 2026 - 23:22 WIB
Harga BBM April 2026 Belum Naik, Pertamina Minta Warga Waspada Hoaks

Harga BBM April 2026

Sumber Foto :www.medcom.id
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Harga BBM April 2026 hingga saat ini belum mengalami perubahan resmi sebagaimana isu yang beredar luas di berbagai platform media sosial dalam beberapa waktu terakhir. PT Pertamina (Persero) memberikan klarifikasi tegas untuk meredam kekhawatiran masyarakat terkait adanya spekulasi lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang dianggap tidak berdasar.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa perusahaan belum mengeluarkan pernyataan atau keputusan resmi mengenai penyesuaian harga untuk periode tersebut. Menurutnya, informasi yang mengeklaim adanya kenaikan drastis pada awal bulan mendatang merupakan data yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” ujar Baron saat memberikan konfirmasi kepada media. Ia juga mengingatkan agar konsumen tidak mudah terpancing oleh infografis atau pesan berantai yang mencantumkan angka-angka estimasi tanpa sumber valid dari otoritas terkait.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Klarifikasi Resmi Pertamina Terkait Isu Harga BBM April 2026

Pihak manajemen Pertamina menyayangkan beredarnya kabar burung yang menyebutkan bahwa Harga BBM April 2026 akan melonjak signifikan. Dalam narasi yang viral tersebut, harga Pertamax diprediksi meroket menjadi Rp17.850 per liter. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar Rp5.550 dibandingkan harga pada Maret 2026 yang berada di level Rp12.300 per liter.

Penyebar informasi palsu tersebut menggunakan argumen pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebagai pemicu utama. Kurs rupiah disebut melemah dari Rp16.819 menjadi Rp16.877 per dolar AS. Selain itu, kenaikan Harga Indeks Pasar (HIP) BBM jenis RON 92 yang diklaim naik hingga 62,44 persen juga dijadikan alasan untuk memperkuat hoaks tersebut.

Namun, Baron menekankan bahwa penentuan harga BBM nonsubsidi melibatkan perhitungan yang kompleks dan harus mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah. Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi nasional sebelum melakukan penyesuaian harga di SPBU.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Detail Hoaks Kenaikan Harga BBM yang Beredar

Selain Pertamax, informasi menyesatkan tersebut juga mencatut jenis BBM nonsubsidi lainnya. Berikut adalah rincian harga palsu yang sempat memicu keresahan di kalangan pemilik kendaraan:

  • Pertamax Green 95: Diisukan naik dari Rp12.900 menjadi Rp19.150 per liter.
  • Pertamax Turbo: Diisukan naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.450 per liter.
  • Pertamina Dex: Diisukan naik dari Rp14.500 menjadi Rp23.950 per liter.
  • Dexlite: Diisukan naik dari Rp14.200 menjadi Rp23.650 per liter.

Pertamina memastikan bahwa angka-angka di atas hanyalah spekulasi liar. Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan pengecekan ulang melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. Penentuan Harga BBM April 2026 akan selalu diumumkan secara transparan melalui situs web resmi www.pertamina.com atau aplikasi MyPertamina.

Mekanisme Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi

Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax series dan Dex series memang bersifat fluktuatif. Penyesuaian ini biasanya dilakukan setiap bulan dengan mengacu pada tren harga minyak mentah dunia dan rata-rata harga pasar di Singapura (MOPS). Meski demikian, proses ini tetap berada di bawah pengawasan ketat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Setiap perubahan harga tidak dilakukan secara sepihak. Pertamina wajib melaporkan rencana penyesuaian tersebut kepada pemerintah agar tetap selaras dengan kebijakan energi nasional. Oleh karena itu, munculnya proyeksi Harga BBM April 2026 yang sangat jauh dari harga pasar saat ini patut dicurigai sebagai upaya penyebaran disinformasi.

Di sisi lain, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak dan tepat sasaran. Penggunaan BBM dengan oktan tinggi sangat disarankan bagi kendaraan keluaran terbaru guna menjaga performa mesin sekaligus mengurangi emisi gas buang yang berbahaya bagi lingkungan.

Tips Menghindari Berita Palsu Terkait Harga BBM

Di era digital, penyebaran hoaks sangat cepat terjadi melalui grup percakapan WhatsApp dan media sosial seperti TikTok atau Instagram. Untuk menghindari kerugian akibat informasi yang salah, konsumen dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Advertisement
Sponsor SLOT 17
  • Selalu cek tanggal rilis berita atau informasi yang diterima.
  • Pastikan sumber informasi berasal dari akun media sosial resmi Pertamina yang terverifikasi (centang biru).
  • Gunakan aplikasi MyPertamina untuk memantau harga terkini di wilayah masing-masing secara real-time.
  • Jangan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya agar tidak menimbulkan kepanikan massal.

Kenaikan harga energi memang menjadi isu sensitif yang berdampak langsung pada biaya logistik dan harga kebutuhan pokok. Oleh sebab itu, Pertamina berkomitmen untuk terus menjaga pasokan energi di seluruh pelosok negeri tetap aman, terlepas dari dinamika harga global yang sedang terjadi.

Sebagai penutup, pastikan Anda hanya mempercayai data valid mengenai Harga BBM April 2026 yang dirilis secara resmi oleh PT Pertamina (Persero). Tetap waspada terhadap hoaks dan selalu gunakan bahan bakar berkualitas yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan Anda untuk efisiensi jangka panjang.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved