Sebanyak 18 stasiun pengisian dengan kapasitas 180 kW didirikan di depo bus listrik. Dengan dukungan daya PLN sebesar 4,3 KVA, 60 unit bus listrik berkapasitas baterai 303 kWh bisa terisi penuh dalam waktu hanya 1,5 jam.
Selain itu, KALISTA bersama Voltron dan JMRB juga mengembangkan jaringan SPKLU di Tol TransJawa. Pemasangan dilakukan di sembilan rest area strategis, mulai dari Km 88A Cipularang hingga Km 725B di Surabaya.
Kolaborasi Jadi Kunci Akselerasi
KALISTA menyadari bahwa membangun ekosistem kendaraan listrik tidak bisa dilakukan sendirian. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan.
Baca Juga :
Bersama Voltron, KALISTA mengoperasikan SPKLU di sejumlah lokasi publik, sementara PLN membantu meningkatkan kapasitas daya di titik-titik yang masih terbatas.
Selain itu, KALISTA menghadirkan program promosi menarik seperti #EVerydaytoOffice, di mana pengguna bisa mendapatkan cashback Voltron Points saat mengisi daya di SPKLU bertanda KALISTA di area perkantoran.
KALISTA juga membuka peluang kemitraan bagi pemilik lahan strategis melalui skema revenue sharing, lengkap dengan dukungan operasional penuh. “Prinsip kami adalah kolaborasi strategis demi sinergi berkelanjutan,” jelas Albert.
Baca Juga :
Membangun Infrastruktur Bersama untuk Masa Depan
Pendekatan kolaboratif ini membuat SPKLU yang dibangun KALISTA bukan hanya menjadi aset perusahaan, tetapi juga infrastruktur bersama yang mempercepat transisi energi di Indonesia. Dengan dukungan strategis dari pemerintah, perbankan, operator energi, dan masyarakat, KALISTA optimistis ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air akan semakin kokoh.
Ke depan, KALISTA berkomitmen memperluas jaringan SPKLU ke lebih banyak kota, rest area, dan pusat aktivitas publik. Dengan begitu, charging anxiety bisa ditekan, dan masyarakat lebih percaya diri untuk beralih ke mobil listrik.
FAQ Seputar Ekspansi SPKLU KALISTA
Apa tujuan utama KALISTA memperluas SPKLU?
Untuk mengatasi charging anxiety EV dan mendukung ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan.
Baca Juga :
Berapa jumlah SPKLU yang telah dibangun KALISTA?
Hingga pertengahan 2025, KALISTA telah mengoperasikan 216 charger di 115 titik strategis.
Apakah SPKLU KALISTA hanya untuk kendaraan komersial?
Tidak, KALISTA membangun charger khusus untuk armada dan juga SPKLU publik bersama Voltron.
Apa contoh proyek SPKLU KALISTA di Indonesia?
Proyek Medan dengan 18 stasiun pengisian dan pembangunan SPKLU di Tol TransJawa bersama Voltron dan JMRB.
Baca Juga :
Apakah ada program promosi untuk pengguna EV?
Ya, promo #EVerydaytoOffice memberikan cashback Voltron Points untuk pengisian daya di SPKLU perkantoran.
Bagaimana cara pemilik lahan bisa bekerja sama dengan KALISTA?
Pemilik lahan strategis dapat bermitra melalui skema bagi hasil dengan dukungan operasional penuh dari KALISTA.