Technonesia - Tanggal rilis film Call of Duty akhirnya resmi terungkap ke publik setelah sekian lama menjadi teka-teki di kalangan penggemar sinema dan pemain gim. Activision secara mengejutkan mengonfirmasi bahwa proyek ambisius ini akan menyapa penonton di bioskop pada 30 Juni 2028 mendatang. Pengumuman besar ini disampaikan langsung dalam rangkaian presentasi eksklusif di ajang CinemaCon, sebuah panggung prestisius bagi industri perfilman global.
Rob Kotich, Bos Activision sekaligus produser proyek ini, menyatakan bahwa film tersebut akan menyuguhkan pengalaman visual yang belum pernah ada sebelumnya. Ia menekankan bahwa setiap elemen dalam film ini dirancang untuk memberikan sensasi mendalam bagi penonton. Menurutnya, proses pengembangan memakan waktu lama karena perusahaan ingin memastikan kualitas cerita tetap terjaga dan tidak sekadar menjual nama besar waralaba gim tersebut.
Kotich menjelaskan bahwa Activision sangat selektif dalam memilih mitra kerja untuk membawa kekayaan intelektual mereka ke layar lebar. "Saya memberi tahu semua orang bahwa kami hanya akan membuat film jika itu tepat. Dalam diri David Ellison, kami menemukan kemitraan itu," ujar Kotich. Ia ingin memastikan bahwa aspek kemanusiaan dan keaslian militer tertangkap dengan sempurna sehingga film ini terasa nyata sekaligus epik bagi audiens global.
Kepastian mengenai tanggal rilis film Call of Duty ini juga menandai kolaborasi strategis antara Activision dengan Paramount Pictures. Paramount merupakan salah satu studio film tertua dan paling berpengaruh di Hollywood yang memiliki rekam jejak panjang dalam memproduksi film-film blockbuster. Keterlibatan studio ini memberikan sinyal kuat bahwa proyek ini memiliki anggaran besar dan standar produksi yang sangat tinggi.
Visi Epik di Balik Tanggal Rilis Film Call of Duty
CEO Paramount, David Ellison, berkomitmen penuh untuk menjadikan proyek ini sebagai standar baru dalam genre film aksi. Ia membandingkan ambisi proyek ini dengan kesuksesan film Top Gun: Maverick yang dibintangi oleh Tom Cruise. Ellison menegaskan bahwa timnya akan menghadirkan pengalaman sinematik yang luar biasa tanpa mengabaikan akar cerita yang sudah sangat dikenal oleh jutaan pemain di seluruh dunia.
Ellison berjanji bahwa misi utama tim produksi adalah menghormati warisan merek Call of Duty yang sangat ikonik. "Saya dapat berjanji bahwa kami bertekad dalam misi kami untuk menghadirkan pengalaman sinematik yang menghormati warisan merek satu-satunya ini," ungkapnya. Target mereka bukan hanya memuaskan penggemar setia, tetapi juga memikat generasi penonton baru yang mungkin belum pernah memainkan gimnya sama sekali.
Meski tanggal rilis film Call of Duty masih dua tahun lagi, antisipasi masyarakat sudah mulai terlihat di berbagai platform media sosial. Kotich menambahkan bahwa film ini akan menjadi tontonan blockbuster yang tak terlupakan. Komitmen untuk memberikan inspirasi melalui cerita yang kuat menjadi fokus utama agar film ini memiliki nilai lebih di mata kritikus dan penonton umum.