Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Rating IGRS di Steam Dihapus Usai Picu Polemik Gamer Tanah Air
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Rating IGRS di Steam Dihapus Usai Picu Polemik Gamer Tanah Air

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Selasa, 07 April 2026 - 03:44 WIB
Rating IGRS di Steam Dihapus Usai Picu Polemik Gamer Tanah Air

Rating IGRS di Steam Dihapus

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Rating IGRS di Steam dihapus secara resmi mulai Senin (6/4/2026) setelah sempat memicu kegaduhan masif di berbagai platform media sosial. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa label Indonesia Gaming Rating System (IGRS) yang sebelumnya tersemat di halaman toko Steam kini telah menghilang. Saat ini, para pengguna hanya dapat melihat rating internasional seperti PEGI yang kembali mendominasi informasi klasifikasi usia pada setiap judul game.

Langkah mengejutkan di mana rating IGRS di Steam dihapus ini terjadi sesaat setelah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan pernyataan tegas. Pemerintah mengklarifikasi bahwa label rating yang sempat muncul tersebut bukanlah hasil verifikasi resmi dari lembaga berwenang di Indonesia. Hal ini meluruskan simpang siur yang berkembang di kalangan komunitas gamer mengenai keabsahan sistem penilaian tersebut.

"Rating yang beredar berasal dari mekanisme internal berbasis self-declare oleh platform Steam. Rating tersebut belum melalui proses verifikasi resmi sesuai ketentuan Indonesia," ungkap pihak Komdigi melalui pernyataan resmi di media sosial. Ketidaksinkronan antara deklarasi mandiri pihak platform dengan standar pemerintah menjadi pemicu utama mengapa label tersebut ditarik dari peredaran untuk sementara waktu.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Alasan di Balik Keputusan Rating IGRS di Steam Dihapus

Penerapan sistem klasifikasi ini sebelumnya menuai gelombang protes keras dari warganet, terutama para pemain game di tanah air. Komunitas menemukan banyak kejanggalan yang dianggap tidak masuk akal dalam implementasi rating tersebut. Sebagai contoh, beberapa judul game yang mengandung konten dewasa justru mendapatkan label rating 3+ (Semua Usia). Sebaliknya, game dengan tema yang jauh lebih ringan justru terjerat label 18+.

Keresahan ini menjalar cepat karena sistem yang tidak akurat berpotensi menyesatkan masyarakat. Para orang tua yang mengandalkan label usia untuk memfilter konten bagi anak-anak mereka merasa terancam dengan informasi yang keliru tersebut. Oleh karena itu, fakta bahwa rating IGRS di Steam dihapus disambut dengan beragam reaksi, mulai dari kelegaan hingga desakan agar pemerintah segera membenahi sistem verifikasi.

Komdigi berencana untuk segera meminta klarifikasi resmi dari pihak Steam terkait mekanisme pengisian data tersebut. Hingga saat ini, para gamer di Indonesia masih harus menunggu hasil diskusi mendalam antara pemerintah dan Valve selaku pemilik platform Steam. Langkah ini krusial untuk memastikan bahwa ke depannya, sistem klasifikasi yang muncul benar-benar mencerminkan konten game yang ada.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Mengenal IGRS dan Regulasi Game Nasional

IGRS atau Indonesia Gaming Rating System merupakan instrumen klasifikasi usia untuk produk permainan interaktif elektronik di Indonesia. Tujuan utamanya adalah memberikan perlindungan kepada konsumen, khususnya anak-anak, agar mengonsumsi konten yang sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka. Penilaian dalam sistem ini mencakup berbagai aspek sensitif seperti unsur kekerasan, penggunaan bahasa, konten seksual, horor, hingga simulasi perjudian.

Secara teknis, IGRS membagi kategori usia menjadi beberapa tingkatan, yakni Semua Usia, 3+, 7+, 13+, dan 18+. Namun, insiden yang menyebabkan rating IGRS di Steam dihapus menunjukkan adanya celah dalam proses sinkronisasi data antara pengembang global dan regulasi lokal. Pemerintah berharap klasifikasi ini dapat memperkuat literasi digital keluarga di tengah gempuran industri game yang kian pesat.

Menilik sejarahnya, sistem ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak tahun 2016 melalui Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016. Namun, pemerintah baru-baru ini memperkuat implementasinya melalui Peraturan Pemerintah (PP) TUNAS Nomor 17 Tahun 2025. Regulasi terbaru ini menekankan pada tata kelola berbasis risiko yang mewajibkan penyelenggara sistem elektronik untuk lebih bertanggung jawab terhadap aspek privasi dan keamanan data pengguna.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Urgensi Verifikasi Resmi dan Masa Depan IGRS

Kejadian di mana rating IGRS di Steam dihapus menjadi pelajaran penting bagi ekosistem digital Indonesia. Pengamat industri menilai bahwa mekanisme self-declare tanpa pengawasan ketat dari kurator lokal hanya akan menciptakan kebingungan publik. Verifikasi resmi harus melibatkan pihak ketiga yang kompeten atau tim internal kementerian yang memahami nuansa budaya dan norma di Indonesia.

Selain itu, integrasi sistem antara platform distribusi internasional seperti Steam, Epic Games Store, atau PlayStation Store dengan database IGRS memerlukan infrastruktur API yang solid. Jika integrasi ini gagal, maka label rating hanya akan menjadi ornamen visual tanpa fungsi edukatif yang nyata. Komdigi kini memikul beban untuk membuktikan bahwa IGRS bukan sekadar regulasi di atas kertas, melainkan alat proteksi yang efektif.

Pemerintah menegaskan bahwa penguatan IGRS merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan digital yang sehat. Melalui ajang Indonesia Game Developer (IGDX) 2025 di Bali lalu, Komdigi sudah memberikan sinyal bahwa pengawasan terhadap game asing akan semakin diperketat. Hal ini bertujuan agar industri game lokal dapat tumbuh berdampingan dengan game global dalam koridor hukum yang jelas.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Sebagai penutup, hilangnya label tersebut menandai babak baru dalam negosiasi antara pemerintah Indonesia dan platform distribusi game global. Masyarakat berharap agar ke depannya tidak ada lagi misinformasi terkait batas usia pemain. Dengan demikian, meskipun saat ini rating IGRS di Steam dihapus, publik menantikan sistem yang lebih kredibel, terverifikasi, dan benar-benar mampu melindungi generasi muda dari konten yang tidak pantas.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved