Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Fitur Layar Privasi Xiaomi Siap Saingi Galaxy S26 Ultra
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Fitur Layar Privasi Xiaomi Siap Saingi Galaxy S26 Ultra

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 31 Mei 2026 - 01:50 WIB
Fitur Layar Privasi Xiaomi Siap Saingi Galaxy S26 Ultra

Fitur layar privasi Xiaomi

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Fitur layar privasi Xiaomi kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta gadget setelah bocoran terbarunya beredar di internet. Langkah ini menyusul tren teknologi keamanan layar yang kabarnya akan menjadi andalan pada Samsung Galaxy S26 Ultra mendatang. Vendor asal China ini tampaknya tidak ingin ketinggalan dalam memberikan proteksi ekstra bagi mata-mata jahil yang suka mengintip ponsel di tempat umum.

Informasi menarik ini pertama kali datang dari pembocor teknologi ternama, Yogesh Brar. Lewat laporannya, ia menyebutkan bahwa Xiaomi sedang aktif mengembangkan teknologi anti-intip serupa. Fitur canggih tersebut kabarnya akan memulai debutnya sebagai bagian dari pembaruan antarmuka terbaru mereka, HyperOS 4, yang dijadwalkan rilis tahun ini.

Meskipun detail teknisnya masih sangat terbatas, para analis memprediksi adanya perbedaan pendekatan yang signifikan antara kedua raksasa teknologi ini. Jika Samsung memilih jalur perangkat keras (hardware), Xiaomi kemungkinan besar akan mengandalkan optimasi perangkat lunak (software) melalui sistem operasi baru mereka.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Selama ini, pengguna smartphone harus membeli tempered glass privasi tambahan untuk melindungi layar mereka dari pandangan orang lain. Namun, pelindung layar fisik ini memiliki kelemahan besar, yaitu membuat tampilan layar selalu redup dan merusak akurasi warna secara permanen. Kehadiran solusi langsung dari pabrikan tentu menjadi jawaban atas masalah klasik tersebut.

Mengapa Fitur Layar Privasi Xiaomi Berbeda dari Samsung?

Pendekatan berbasis software yang diambil Xiaomi sebenarnya bukan hal baru di industri ponsel pintar. Pengamat teknologi langsung teringat pada fitur legendaris bernama Privacy Shade milik BlackBerry berbasis Android beberapa tahun lalu. Fitur tersebut bekerja dengan cara menggelapkan hampir seluruh area layar, menyisakan hanya sebagian kecil area terang yang bisa digeser oleh pengguna.

Di sisi lain, Samsung Galaxy S26 Ultra menggunakan pendekatan yang jauh lebih premium dan kompleks. Smartphone flagship tersebut memanfaatkan teknologi Flex Magic Pixel pada panel layarnya. Teknologi canggih ini memungkinkan piksel layar bergerak secara fisik untuk mempersempit sudut pandang secara instan sesuai kebutuhan pengguna.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Kendati teknologi Flex Magic Pixel milik Samsung terdengar sangat futuristik, ia memiliki konsekuensi tersendiri. Penggunaan komponen fisik tersebut dilaporkan membuat tingkat kecerahan maksimal layar Galaxy S26 Ultra sedikit menurun dibanding pendahulunya. Di sinilah letak keunggulan solusi software yang sedang digarap oleh Xiaomi.

Langkah ini menunjukkan bahwa fitur layar privasi Xiaomi sengaja dirancang agar lebih inklusif untuk berbagai segmen pasar. Dengan mengandalkan pembaruan sistem operasi, raksasa teknologi ini tidak perlu membebani konsumen dengan harga perangkat yang melambung tinggi akibat komponen hardware baru yang mahal.

Keuntungan terbesar dari metode software ini adalah aspek kompatibilitas yang sangat luas. Xiaomi dapat mendistribusikan teknologi ini ke berbagai model ponsel pintar mereka yang sudah ada di pasar. Mulai dari seri flagship hingga kelas menengah (mid-range) berkemungkinan besar mencicipi teknologi keamanan ini tanpa perlu melakukan upgrade perangkat keras.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved