Kedar Kondap, Senior Vice President and General Manager of Compute and Gaming Qualcomm, menjelaskan bahwa Snapdragon C hadir untuk menjawab tantangan biaya hidup yang meningkat serta ekspektasi konsumen yang terus berkembang. Melalui platform ini, Qualcomm berupaya menghadirkan kombinasi nilai guna tinggi, daya tahan baterai prima, serta performa AI responsif dalam satu paket perangkat yang terjangkau.
Baca Juga :
Ketersediaan di Pasar Global dan Indonesia
Kehadiran platform baru ini tentu akan mengubah peta persaingan laptop murah di Indonesia yang selama ini didominasi oleh Chromebook atau laptop Windows berbasis prosesor Intel Celeron. Dengan performa Snapdragon C yang lebih menjanjikan, konsumen Indonesia akan memiliki opsi yang jauh lebih bertenaga untuk kebutuhan sekolah dan bekerja dari rumah.
Untuk menyukseskan peluncuran global ini, Qualcomm telah mengonfirmasi kemitraan strategis dengan sejumlah raksasa manufaktur komputer dunia. Nama-nama besar seperti Acer, HP, dan Lenovo dipastikan akan menjadi produsen pertama yang mengadopsi platform prosesor baru ini.
Masyarakat yang tertarik tampaknya harus sedikit bersabar untuk bisa meminang perangkat ini secara langsung. Berbagai model laptop bertenaga Snapdragon C diperkirakan baru akan mulai membanjiri pasar global dan Indonesia pada akhir tahun 2026 mendatang. Namun, kehadiran laptop murah Snapdragon C diprediksi akan mengubah lanskap industri laptop ramah kantong secara signifikan saat resmi meluncur nanti.