Kemudahan dalam merakit PC juga menjadi fokus utama pada Motherboard ROG Crosshair 2006. ASUS menyertakan fitur ramah pengguna seperti Q-Latch untuk memasang SSD tanpa baut, Q-Release untuk melepas kartu grafis dengan satu tekanan tombol, serta Q-Slide untuk pengaturan posisi komponen yang lebih fleksibel. Inovasi paling menarik adalah ASUS AIO Q-Connector, sebuah sistem yang memungkinkan pemasangan pendingin cair (AIO) tanpa perlu kabel yang berantakan di sekitar area soket CPU.
Bagi para kolektor dan penggemar fanatik, motherboard ini adalah simbol prestise. Penggunaan material berkualitas tinggi dan perhatian terhadap detail kecil menunjukkan komitmen ASUS dalam menjaga standar ROG selama dua dekade. Meskipun pasar saat ini dibanjiri oleh produk dengan pencahayaan RGB yang meriah, desain retro tembaga pada seri ini memberikan nuansa elegan yang berbeda dan berkelas.
Baca Juga :
Meski hadir dengan segudang fitur premium, harga yang dibanderol sekitar USD799 atau sekitar Rp12 jutaan memicu diskusi hangat di kalangan komunitas. Beberapa pihak menilai harga tersebut cukup tinggi jika dibandingkan dengan seri X670E atau X870E standar yang memiliki performa serupa. Namun, bagi mereka yang mencari nilai eksklusivitas dan sejarah, Motherboard ROG Crosshair 2006 tetap menjadi incaran utama untuk membangun PC impian edisi terbatas.