Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Strategi Borong RAM Apple untuk Jegal Pesaing Global
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Strategi Borong RAM Apple untuk Jegal Pesaing Global

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 05 April 2026 - 16:30 WIB
Strategi Borong RAM Apple untuk Jegal Pesaing Global

Strategi borong RAM Apple

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Strategi borong RAM Apple kini menjadi sorotan utama setelah raksasa teknologi asal Cupertino ini dilaporkan melakukan manuver agresif untuk menguasai pasokan memori dunia. Di tengah melonjaknya permintaan global untuk mobile DRAM atau memori ponsel, Apple memanfaatkan kekuatan finansialnya yang masif untuk mengamankan stok komponen sebanyak mungkin. Langkah ini bukan sekadar upaya memenuhi target produksi, melainkan sebuah taktik strategis yang berpotensi melumpuhkan rantai produksi para pesaingnya.

Analis kenamaan dari TF Securities, Ming-Chi Kuo, sebelumnya telah memprediksi skenario persaingan yang tidak seimbang ini. Menurut pengamatannya, Apple memiliki kemampuan unik untuk menyerap lonjakan harga komponen tanpa harus membebankannya langsung kepada konsumen. Dengan margin keuntungan yang tebal, Apple lebih memilih mengorbankan sebagian laba operasional demi memastikan jalur pasokan mereka tetap lancar, sekaligus memperlebar jarak dominasi di pasar perangkat premium.

Laporan terbaru dari industri semikonduktor di Korea Selatan mengonfirmasi bahwa strategi borong RAM Apple sedang berlangsung dengan intensitas tinggi. Perusahaan pimpinan Tim Cook tersebut kabarnya berani membayar harga di atas rata-rata pasar untuk menyapu bersih ketersediaan mobile DRAM. Hal ini menciptakan efek domino yang merugikan bagi produsen ponsel lain yang memiliki cadangan kas lebih terbatas dibandingkan Apple.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dampak Strategi Borong RAM Apple Terhadap Qualcomm dan MediaTek

Manuver agresif ini langsung memberikan tekanan hebat pada produsen chipset global. MediaTek dan Qualcomm, dua raksasa penyedia otak smartphone, terpaksa melakukan penyesuaian besar-besaran pada target distribusi mereka. Berdasarkan data industri, kedua perusahaan ini harus memangkas pengiriman chip fabrikasi 4nm mereka dalam jumlah yang cukup signifikan.

Pemangkasan ini diperkirakan mencapai angka 15 hingga 20 juta unit chip, atau setara dengan penggunaan 20 ribu hingga 30 ribu keping wafer semikonduktor. Penurunan volume pengiriman ini berdampak langsung pada vendor ponsel yang sangat bergantung pada chipset pihak ketiga. Ketika pasokan memori menipis dan harganya melambung akibat strategi borong RAM Apple, biaya produksi smartphone kelas menengah dan bawah pun ikut membengkak secara drastis.

Kondisi ini menciptakan dilema bagi produsen seperti Xiaomi, Oppo, dan Vivo. Mereka harus memilih antara menaikkan harga jual yang berisiko menurunkan minat beli, atau mempertahankan harga namun dengan spesifikasi memori yang lebih rendah. Di sisi lain, Apple tetap melenggang dengan lini iPhone terbaru yang dipastikan tidak akan kekurangan pasokan memori meskipun pasar global sedang mengalami krisis.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Samsung Mulai Menyesuaikan Harga Perangkat Flagship

Samsung, sebagai pesaing terdekat Apple yang juga memiliki unit bisnis memori sendiri, ternyata tidak luput dari dinamika pasar ini. Meskipun Samsung memproduksi DRAM secara mandiri, permintaan eksternal yang sangat tinggi tetap memengaruhi kebijakan harga produk konsumen mereka. Beberapa perangkat terbaru seperti Galaxy S25 Edge, Galaxy Z Fold 7, dan Galaxy Flip 7 kini hadir dengan label harga yang lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved