Huawei Mate X7 resmi rilis di pasar Indonesia sebagai jawaban bagi para profesional yang mendambakan perpaduan antara kemewahan desain dan kecanggihan teknologi. Peluncuran smartphone flagship ini semakin memperkokoh posisi Huawei dalam peta persaingan ponsel lipat (foldable) di tanah air. Huawei membawa berbagai pembaruan signifikan, mulai dari konstruksi bodi yang lebih tangguh hingga sistem fotografi kelas pro.
CEO Huawei Device Indonesia, Huiler Fan, mengungkapkan bahwa inovasi ponsel lipat telah menjadi fokus utama perusahaan sejak tahun 2019. Setiap generasi terbaru yang meluncur ke pasar selalu membawa peningkatan performa yang drastis guna memenuhi ekspektasi pengguna. Menurutnya, kehadiran perangkat ini bukan sekadar soal adu spesifikasi di atas kertas, melainkan upaya meningkatkan pengalaman hidup digital penggunanya.
“Hari ini, kami dengan bangga memperkenalkan generasi terbaru foldable, Huawei Mate X7. Ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi meningkatkan pengalaman Anda untuk menikmati setiap momen,” ujar Huiler Fan dalam acara peluncuran resmi yang berlangsung di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Baca Juga :
Konstruksi Tangguh dengan Huawei Mate X7 Resmi Rilis
Salah satu nilai jual utama saat Huawei Mate X7 resmi rilis adalah penggunaan konsep Ultra-Reliable Foldable Architecture. Arsitektur ini memungkinkan perangkat memiliki rangka yang jauh lebih kuat dibandingkan generasi sebelumnya. Untuk perlindungan layar luar, Huawei memercayakan teknologi Crystal Armour Kunlun Glass yang memiliki ketahanan luar biasa terhadap goresan dan benturan tak sengaja.
Tidak hanya bagian luar, struktur internal layar lipatnya juga menggunakan material komposit tiga lapis. Desain ini dirancang khusus untuk meredam energi benturan saat ponsel terjatuh, sehingga meminimalisir risiko kerusakan pada panel OLED yang sensitif. Inovasi ini menjawab keraguan banyak calon pengguna mengenai daya tahan jangka panjang sebuah ponsel lipat.
Dari sisi ergonomi, Huawei Mate X7 tampil sangat impresif dengan bodi yang tipis dan ringan. Saat pengguna membuka layar utamanya, ketebalan perangkat ini hanya menyentuh angka 4,5 milimeter. Dimensi yang ramping tersebut membuat ponsel ini tetap nyaman digenggam dalam waktu lama, baik saat bekerja maupun menikmati konten multimedia.
Baca Juga :
Mekanisme Engsel Kelas Dirgantara
Stabilitas layar lipat sangat bergantung pada kualitas engselnya. Huawei menyematkan mekanisme engsel presisi tinggi yang menggunakan material baja Aero Space Grade. Penggunaan material kelas dirgantara ini menjamin engsel tetap kokoh meski dibuka-tutup ribuan kali dalam sehari. Edy Supartono, Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, menegaskan bahwa teknologi advance precision hinge ini adalah kunci dari durabilitas Mate X7.
Ketangguhan ponsel ini semakin lengkap dengan adanya sertifikasi IP58 dan IP59. Hal ini menjadikan Huawei Mate X7 sebagai salah satu ponsel lipat paling tahan banting di dunia. Perangkat ini mampu bertahan di dalam air hingga kedalaman dua meter selama 30 menit. Selain itu, sertifikasi IP59 menjamin ponsel aman dari semprotan air bertekanan tinggi serta suhu ekstrem.