Apple hentikan pengembangan versi murah Vision Pro (N100). Simak 3 alasan penting di balik perubahan strategi ini dan fokus baru Apple pada Kacamata Pintar Apple yang akan menantang Meta.
Keputusan besar baru saja datang dari markas Apple di Cupertino. Raksasa teknologi ini dilaporkan telah mengambil langkah mengejutkan dengan menghentikan pengembangan varian Vision Pro yang lebih terjangkau. Proyek yang dikenal dengan kode nama N100 ini diprediksi tidak akan pernah melihat cahaya pasar.
Perubahan strategi radikal ini pertama kali diungkap oleh Bloomberg, mengutip sumber internal yang memahami dinamika internal perusahaan. Alih-alih fokus membuat Vision Pro yang lebih murah, Apple kini mengalihkan seluruh sumber daya dan tim pengembangnya menuju satu target baru: Kacamata Pintar Apple yang lebih ringan dan kompetitif.
Baca Juga :
Langkah ini menandai pergeseran prioritas yang jelas. Dari perangkat kelas atas yang mahal, Apple kini tampaknya berupaya menciptakan perangkat augmented reality (AR) yang lebih ramah konsumen dan siap bersaing langsung dengan pemain besar di pasar AR/VR, terutama Meta.
Strategi Mengejutkan: Mengapa Versi Murah Vision Pro Dihentikan?
Sejak peluncuran Vision Pro dengan harga fantastis USD 3.499 (sekitar Rp 57 juta), banyak yang berharap Apple akan segera menghadirkan versi murah Vision Pro agar teknologi futuristik ini dapat diakses oleh lebih banyak orang. Namun, harapan tersebut kini pupus. Ada beberapa faktor fundamental yang mendorong Apple mengambil keputusan drastis ini.
Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah kerumitan dalam mempertahankan kualitas khas Apple sambil memotong biaya secara signifikan. Vision Pro yang ada saat ini menggunakan teknologi layar mikro-OLED ultra-premium dan sensor yang sangat canggih. Menghilangkan fitur-fitur ini tanpa mengorbankan pengalaman pengguna adalah tantangan teknis yang hampir mustahil.
Baca Juga :
Bloomberg melaporkan bahwa meskipun tim N100 telah bekerja keras, Apple memutuskan bahwa upaya untuk "memurahkan" perangkat keras canggih justru menghambat tujuan yang lebih besar, yaitu membangun ekosistem AR yang masif.
Fokus pada Efisiensi Produksi Vision Pro Saat Ini
Meskipun proyek N100 dihentikan, Apple tidak sepenuhnya meninggalkan Vision Pro. Sebaliknya, perusahaan kini memberikan fokus lebih besar pada peningkatan efisiensi produksi model Vision Pro generasi pertama. Tujuannya adalah memastikan bahwa mereka dapat memproduksi perangkat kelas atas ini secara konsisten dan dalam jumlah yang lebih besar.
Permintaan awal Vision Pro, meskipun harganya selangit, cukup kuat. Dengan mengoptimalkan rantai pasokan dan perakitan, Apple berharap dapat mengurangi biaya produksi secara bertahap, yang pada akhirnya dapat memengaruhi harga jual tanpa harus menciptakan model yang berbeda secara radikal.
Baca Juga :
3 Alasan Utama Apple Mengalihkan Fokus ke Kacamata Pintar Apple
Penghentian pengembangan versi murah Vision Pro bukanlah akhir dari upaya Apple di ranah AR/VR. Ini justru merupakan awal dari fokus baru yang lebih strategis. Pengalihan sumber daya ke pengembangan Kacamata Pintar Apple (sering disebut sebagai 'Apple Glasses') menunjukkan bahwa Apple telah belajar dari respons pasar.