Huawei Mate XTs bakal rilis 4 September 2025 dengan chipset Kirin 920, dukungan stylus, desain premium, dan warna putih-emas yang elegan.
Huawei kembali membuat gebrakan besar di pasar smartphone global. Perusahaan teknologi asal Tiongkok ini dipastikan akan meluncurkan generasi terbaru ponsel lipat tiga mereka.
Huawei Mate XTs Bakal Rilis 4 September 2025
Huawei Mate XTs, pada 4 September 2025., kehadiran perangkat ini langsung menarik perhatian karena bertepatan dengan jadwal acara besar milik Samsung. Situasi ini membuat peluncuran Mate XTs semakin ditunggu-tunggu publik.
Baca Juga :
Tidak hanya sekadar menjadi penerus Mate XT, Huawei menghadirkan sejumlah peningkatan signifikan, baik dari sisi desain maupun performa. Selain itu, kehadiran opsi warna baru yang elegan serta dukungan stylus menjadi daya tarik tersendiri.
Warna Baru dengan Desain Elegan Huawei Mate XTs
Dari sisi tampilan, Huawei Mate XTs tetap mempertahankan ciri khas desain pendahulunya. Smartphone ini hadir dengan modul kamera berbentuk segi delapan dan lipatan ala peta yang sudah dikenal konsumen. Namun, ada sentuhan baru yang membuat perangkat ini semakin mewah.
Huawei memperkenalkan varian warna putih-emas, sesuatu yang belum pernah hadir di seri sebelumnya. Warna ini memberikan kesan elegan, premium, sekaligus berbeda dari tren smartphone lipat di pasaran.
Baca Juga :
Tidak hanya itu, berdasarkan bocoran dari tipster Digital Chat Station, Huawei juga menyiapkan pilihan warna ungu yang tak kalah menarik. Kehadiran warna-warna baru ini menunjukkan strategi Huawei dalam memperkuat daya tarik visual bagi kalangan pengguna premium.
Chipset Kirin 920 dan Dukungan Satelit
Beralih ke sektor performa, Huawei Mate XTs dikabarkan akan ditenagai chipset terbaru Kirin 920 series. Chipset ini diklaim membawa peningkatan signifikan dalam hal efisiensi energi, performa grafis, dan dukungan teknologi kecerdasan buatan. Dengan demikian, perangkat ini diproyeksikan mampu bersaing dengan chipset kelas atas dari Qualcomm maupun MediaTek.
Lebih jauh lagi, Huawei juga menambahkan dukungan konektivitas satelit pada Mate XTs. Fitur ini menjadi keunggulan penting, karena memungkinkan pengguna tetap terhubung meskipun berada di wilayah tanpa sinyal seluler. Kehadiran fitur satelit ini menjawab kebutuhan konsumen modern yang sering bepergian atau bekerja di area terpencil.
Baca Juga :
Huawei Mate XTs Hadir dengan Dukungan Stylus
Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian adalah dukungan stylus pada Huawei Mate XTs. Jika benar terealisasi, ini menjadi langkah besar bagi Huawei dalam menjadikan smartphone lipat mereka sebagai perangkat multifungsi.
Stylus membuka peluang baru bagi pengguna untuk bekerja lebih produktif, mulai dari menulis catatan, menggambar, hingga mengedit dokumen. Kehadiran stylus juga membuat Mate XTs cocok dipakai kalangan kreatif maupun profesional yang membutuhkan fleksibilitas lebih.
Langkah ini juga semakin menarik karena di saat bersamaan, Samsung justru mendapat kritik setelah menghapus dukungan S Pen pada Galaxy Z Fold7. Dengan kata lain, Huawei berpeluang merebut hati pengguna yang merasa kehilangan fitur penting tersebut.
Baca Juga :
Strategi Huawei Menjadi Pionir Lipat Tiga
Peluncuran Huawei Mate XTs pada 4 September 2025 di Tiongkok bukan hanya sekadar rilis produk baru. Lebih dari itu, ini menunjukkan bagaimana Huawei tancap gas untuk memimpin pasar ponsel lipat tiga.
Ketika banyak kompetitor masih dalam tahap pengembangan konsep lipat tiga, Huawei sudah berani meluncurkan perangkat yang siap dipasarkan. Strategi ini memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan, terutama dalam menarik perhatian konsumen global.
Samsung sendiri memang telah mengumumkan kehadiran Galaxy Z Trifold sebelum akhir 2025. Namun, jadwal rilis resmi belum ditetapkan. Kondisi ini memberikan ruang bagi Huawei untuk tampil lebih dulu sebagai pionir, sekaligus mengamankan posisi kuat dalam tren smartphone masa depan.
Baca Juga :
Huawei Pura 80 Series Siap Sambangi Indonesia
Selain mengumumkan Mate XTs, Huawei juga tengah mempersiapkan lini lain, yaitu Huawei Pura 80 Series. Berdasarkan data dari situs resmi P3DN Kementerian Perindustrian, model Huawei Pura 80 reguler sudah lolos sertifikasi TKDN dengan nilai 37,28 persen.
Sebelumnya, model Pro dan Ultra dari Pura 80 Series juga telah mengantongi sertifikasi TKDN dan postel. Hal ini memperkuat dugaan bahwa seluruh lini Huawei Pura 80 akan segera hadir di Indonesia. Kehadiran seri reguler diperkirakan menyasar konsumen yang menginginkan smartphone flagship dengan harga lebih terjangkau.
Melihat strategi Huawei, jelas bahwa perusahaan tidak hanya sekadar merilis smartphone baru, tetapi juga berusaha memimpin arah perkembangan teknologi ponsel lipat. Huawei Mate XTs dengan chipset Kirin 920, dukungan stylus, serta desain premium berpotensi besar menjadi tonggak penting di industri smartphone.
Dengan rilis pada 4 September 2025, Mate XTs akan menjadi salah satu perangkat paling menarik perhatian tahun ini. Apalagi, kehadiran varian warna elegan dan fitur inovatif membuat ponsel lipat ini bisa menjadi penantang serius bagi Samsung maupun brand besar lainnya.