Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Program Makan Bergizi Gratis: Butuh 4,8 Ton Beras per SPPG
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Program Makan Bergizi Gratis: Butuh 4,8 Ton Beras per SPPG

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 24 Mei 2026 - 22:55 WIB
Program Makan Bergizi Gratis: Butuh 4,8 Ton Beras per SPPG

Program Makan Bergizi Gratis

Sumber Foto :techno.viva.co.id
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Program Makan Bergizi Gratis kini menjadi motor penggerak baru ekonomi nasional yang menyentuh langsung masyarakat di akar rumput. Kebijakan strategis ini tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas gizi anak bangsa, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang sangat masif di berbagai daerah.

Hingga akhir Mei 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat inisiatif berskala besar ini telah menyerap setidaknya 1,28 juta tenaga kerja di berbagai pelosok tanah air. Penyerapan ini tersebar di puluhan ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi ujung tombak distribusi makanan sehat.

Penyerapan tenaga kerja yang masif ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mengatasi pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang luas bagi perekonomian lokal.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dengan target sasaran puluhan juta jiwa, program ini tidak hanya mengatasi masalah stunting dan gizi buruk, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi dari sektor hulu hingga hilir secara berkelanjutan.

Penyerapan Tenaga Kerja dan Distribusi SPPG

Berdasarkan data resmi per 22 Mei 2026, sebanyak 29.225 unit SPPG telah beroperasi secara aktif di seluruh wilayah Indonesia. Setiap unit pelayanan ini bertanggung jawab untuk mengelola dapur umum, memastikan higienitas bahan pangan, hingga mendistribusikan makanan tepat waktu.

Kehadiran unit-unit ini membuka lapangan kerja baru bagi ibu rumah tangga, pemuda, hingga tenaga ahli nutrisi lokal di daerah masing-masing. Mereka bertugas menyiapkan makanan sehat untuk sekitar 62,45 juta penerima manfaat yang mencakup anak sekolah, balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga santri di pondok pesantren.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis yang terstruktur ini memastikan setiap rupiah yang dialokasikan pemerintah kembali berputar di tengah masyarakat. Hal ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa karena pasokan bahan baku diutamakan dari hasil bumi terdekat.

Menggandeng Ratusan Ribu UMKM dan Koperasi

Keberhasilan program ini tidak lepas dari integrasi rantai pasok yang melibatkan ratusan ribu pelaku usaha lokal. Pemerintah mencatat sebanyak 142.387 pemasok telah terdaftar dan aktif menyuplai berbagai kebutuhan bahan pangan harian untuk dapur SPPG.

Menariknya, porsi terbesar dari rantai pasok ini dikuasai oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mencapai 59.921 unit. Langkah ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha kecil yang selama ini kesulitan mendapatkan pasar yang stabil dan konsisten.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Selain UMKM, Program Makan Bergizi Gratis juga merangkul 13.306 koperasi, 690 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta 1.410 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kolaborasi lintas sektor ini memastikan distribusi keuntungan ekonomi tidak hanya berpusat di kota-kota besar, melainkan merata hingga ke pelosok desa.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved