Pendekatan ini menunjukkan bahwa AI tidak lagi hanya menjadi mesin pencari informasi, tetapi mulai berperan sebagai asisten pribadi yang aktif membantu pengambilan keputusan.
Baca Juga :
Meta AI Kini Mampu Melakukan Riset Hingga Membuat Slide Presentasi
Kemampuan lain yang tak kalah menarik adalah fitur riset otomatis.
Meta AI dapat mengumpulkan berbagai informasi dari internet dalam waktu singkat. Referensi yang digunakan berasal dari jurnal penelitian, komunitas, hingga konten kreator yang tersedia di ekosistem Meta.
Setelah proses riset selesai, pengguna bahkan dapat meminta seluruh hasil tersebut diubah menjadi presentasi dalam bentuk slide.
Baca Juga :
Fitur ini tentu sangat berguna bagi mahasiswa, pekerja profesional, maupun pelaku bisnis yang membutuhkan rangkuman informasi secara cepat tanpa harus membuka banyak sumber secara manual.
Pengguna Bisa Mengedit Hasil AI Secara Langsung
Meta juga menghadirkan pengalaman baru ketika pengguna bekerja bersama AI.
Jika sebelumnya pengguna harus menunggu seluruh proses selesai sebelum melakukan revisi, kini Meta AI memungkinkan perubahan dilakukan secara real-time.
Baca Juga :
Saat AI sedang membuat laporan, presentasi, atau dokumen, pengguna dapat langsung memberikan arahan untuk:
- Mengubah gaya bahasa.
- Menghapus bagian tertentu.
- Menambahkan informasi baru.
- Mengalihkan fokus pembahasan.
- Menyesuaikan nada penulisan.
Seluruh perubahan akan diterapkan secara langsung tanpa perlu memulai proses dari awal.
Selain itu, seluruh hasil pekerjaan seperti mood board, jadwal latihan, maupun presentasi akan tersimpan dalam satu tempat sehingga lebih mudah ditemukan, diperbarui, ataupun dibagikan kepada orang lain.
Baca Juga :
Meta AI Mulai Diluncurkan Bertahap
Meta menyebut seluruh kemampuan baru ini mulai tersedia secara bertahap melalui aplikasi Meta AI dan layanan meta.ai di sejumlah wilayah.
Dalam beberapa pekan ke depan, perusahaan berencana memperluas peluncuran ke lebih banyak negara sekaligus menghadirkannya ke berbagai platform lain, termasuk WhatsApp.
Pengguna nantinya dapat memanfaatkan Meta AI untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mencari jawaban singkat, melakukan riset mendalam, memperoleh inspirasi belanja berdasarkan unggahan di aplikasi Meta, hingga menikmati percakapan yang lebih privat melalui fitur Incognito.
Baca Juga :
Melalui pembaruan berbasis Muse Spark 1.1, Meta memperlihatkan arah baru pengembangan kecerdasan buatan yang semakin personal, proaktif, dan mampu membantu menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Jika pengembangan ini terus berlanjut, Meta AI berpotensi menjadi salah satu asisten digital yang paling lengkap dalam ekosistem aplikasi Meta.