Keunggulan lain dari sisi konektivitas adalah tersedianya empat port DisplayPort 1.4a. Port ini mampu menyalurkan sinyal visual hingga resolusi 8K pada 60Hz dengan dukungan HDR. Hal ini membuat GPU Lisuan 7G100 China tidak hanya cocok untuk para gamer, tetapi juga sangat mumpuni bagi para kreator konten yang membutuhkan akurasi warna dan resolusi tinggi dalam pekerjaan sehari-hari mereka.
Strategi Harga dan Penetrasi Pasar Global
Faktor utama yang diprediksi akan membuat produk ini meledak di pasaran adalah harganya. Lisuan berencana memasarkan 7G100 dengan banderol yang jauh di bawah harga pasar RTX 4060 atau Radeon RX 7600. Strategi harga agresif ini diambil untuk menarik minat pengguna yang mulai merasa terbebani dengan tingginya harga kartu grafis dalam beberapa tahun terakhir. Dengan harga lebih murah namun VRAM lebih besar, tawaran ini tentu sangat menggiurkan bagi rakitan PC budget.
Baca Juga :
Penjualan perdana kartu grafis ini akan dilakukan melalui raksasa e-commerce Tiongkok, JD.com. Peluncurannya sengaja diselaraskan dengan periode belanja "618" di China, sebuah festival belanja besar yang biasanya mencatatkan volume penjualan fantastis. Selain model 7G100 untuk gaming, Lisuan juga menyiapkan varian untuk kebutuhan workstation profesional seperti model LX Max, LX Ultra, dan LX Pro yang memiliki spesifikasi lebih khusus.
Bagi pasar internasional, termasuk Indonesia, kehadiran GPU Lisuan 7G100 China memberikan alternatif segar di tengah duopoli NVIDIA dan AMD. Meski saat ini fokus utama masih pada pasar domestik China, tidak menutup kemungkinan produk ini akan segera tersedia secara global melalui distributor internasional. Jika performa di dunia nyata sesuai dengan hasil benchmark internal, kartu grafis ini bisa menjadi penyelamat bagi para gamer yang menginginkan performa tinggi tanpa harus menguras kantong terlalu dalam.
Keberhasilan memproduksi GPU 6nm secara massal dan mendapatkan pengakuan internasional melalui WHQL menjadi tonggak sejarah baru bagi Tiongkok. Ini membuktikan bahwa mereka kini memiliki kemampuan untuk merancang dan memproduksi silikon kompleks yang siap bersaing di kancah dunia. Industri teknologi kini menunggu dengan antusias bagaimana performa akhir dari GPU Lisuan 7G100 China saat benar-benar mendarat di tangan konsumen akhir pada Mei mendatang.