TRENDING :
Belum ada berita.
Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Gunung Berapi Erebus Antartika Muntahkan Debu Emas Tiap Hari
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Gunung Berapi Erebus Antartika Muntahkan Debu Emas Tiap Hari

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 03 Mei 2026 - 04:55 WIB
Gunung Berapi Erebus Antartika Muntahkan Debu Emas Tiap Hari

Gunung Berapi Erebus Antartika

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Bom vulkanik ini merupakan fragmen batuan pijar yang terlontar dalam kondisi setengah cair. Material ini mendingin dengan cepat saat terbang di udara sebelum akhirnya jatuh menghantam daratan es. Kombinasi antara semburan emas halus dan lontaran batu pijar menjadikan aktivitas vulkanik di tempat ini sebagai laboratorium alam yang sangat berharga bagi para ahli geologi global.

Para ilmuwan menjelaskan bahwa fenomena ini memberikan gambaran tentang bagaimana mineral berharga dapat berpindah dari kedalaman mantel bumi ke permukaan melalui proses vulkanisme. Meskipun jumlah emas yang dikeluarkan cukup besar secara akumulatif, proses pengumpulannya hampir mustahil dilakukan manusia karena kondisi lingkungan yang sangat ekstrem dan partikelnya yang terlalu halus untuk ditambang secara konvensional.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Sejarah dan Tragedi di Lereng Erebus

Mengenal karakteristik unik Gunung Berapi Erebus Antartika ini tidak lengkap tanpa menengok sejarah panjangnya. Nama "Erebus" sendiri diambil dari mitologi Yunani yang melambangkan kegelapan abadi. Gunung ini pertama kali ditemukan oleh penjelajah Sir James Clark Ross pada tahun 1841. Sejak saat itu, Erebus menjadi ikon penting dalam eksplorasi kutub selatan, meskipun menyimpan potensi bahaya yang besar.

Gunung ini juga menjadi saksi bisu salah satu tragedi penerbangan paling memilukan di dunia. Pada 28 November 1979, pesawat Air New Zealand Penerbangan 901 jatuh menabrak lereng gunung saat melakukan tur wisata udara. Kecelakaan tersebut merenggut nyawa seluruh 257 penumpang dan awak pesawat. Tragedi ini meninggalkan luka mendalam bagi dunia dirgantara dan menjadi pengingat betapa ganasnya medan di sekitar gunung tersebut.

Kini, fokus dunia terhadap gunung ini telah bergeser dari sekadar objek geografis menjadi subjek penelitian ilmiah yang intensif. Para ahli terus memantau setiap pergerakan magma dan emisi gas yang keluar dari kawahnya. Mereka berharap dapat menemukan jawaban lebih mendalam mengenai siklus mineral di bumi melalui aktivitas vulkanik yang tidak biasa ini.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Keberadaan Gunung Berapi Erebus Antartika tetap menjadi salah satu bukti betapa dinamisnya perut bumi kita. Meskipun lokasinya tersembunyi di balik lapisan es yang membeku, fenomena muntahan emas ini membuktikan bahwa alam selalu memiliki cara untuk mengejutkan manusia. Menjaga kelestarian wilayah ini sangat penting agar generasi mendatang tetap bisa mempelajari keajaiban geologi yang tersimpan di jantung Antartika.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved