Misalnya, penggunaan otentikasi multi-faktor (MFA) untuk mengakses perangkat kritis, serta memisahkan jaringan internal dari koneksi eksternal yang rentan. Selain itu, pelatihan rutin bagi staf tentang ancaman phishing dan teknik rekayasa sosial juga menjadi benteng pertahanan non-teknis yang penting.
Kesimpulan
Insiden pembajakan
Sistem Peringatan Darurat AS
Baca Juga :
Di masa depan, kolaborasi erat antara regulator, lembaga penegak hukum, dan operator penyiaran harus ditingkatkan untuk memastikan bahwa sistem peringatan darurat tetap menjadi sumber informasi yang andal, tepercaya, dan kebal dari intervensi jahat.