- Ketebalan saat dibuka: 4.2 mm (sama dengan Z TriFold)
- Ketebalan saat ditutup: 8.9 mm
Ada perbedaan signifikan pada ketebalan saat perangkat ditutup. Z Fold7 yang merupakan bi-fold memiliki ketebalan sekitar 8.9 mm, sementara Samsung Galaxy Z TriFold memiliki ketebalan 14 mm. Perbedaan ini wajar mengingat Z TriFold harus mengakomodasi tiga panel dan dua engsel, yang secara otomatis akan menambah massa dan ketebalan.
Perlu dicatat juga bahwa model bi-fold Samsung saat ini, karena desain engsel tertentu, masih menyisakan sedikit celah (gap) saat ditutup, yang sedikit menambah ketebalan total. Desain tri-fold mungkin berusaha menghilangkan celah tersebut sepenuhnya, meskipun konsekuensinya adalah ketebalan yang lebih besar saat terlipat.
Baca Juga :
Apa Keunggulan Utama dari Samsung Galaxy Z TriFold?
Keputusan Samsung untuk beralih ke format tri-fold bukan tanpa alasan. Ini adalah langkah strategis untuk mempertahankan dominasi dan menawarkan pengalaman pengguna yang tidak bisa ditiru oleh perangkat lipat ganda konvensional.
Penggunaan desain lipat tiga memungkinkan perangkat memiliki area layar yang jauh lebih luas. Bayangkan sebuah tablet berukuran penuh yang bisa dilipat menjadi perangkat seukuran ponsel pada umumnya. Ini akan sangat meningkatkan produktivitas dan pengalaman multimedia.
Berikut adalah beberapa keunggulan utama yang diharapkan dari desain tri-fold ini:
Baca Juga :
- Layar Ekstra Luas: Mode lipat tiga menawarkan kanvas digital yang lebih besar, ideal untuk multitasking serius, seperti menjalankan tiga aplikasi sekaligus atau mengedit video profesional.
- Portabilitas Maksimal: Meskipun lebih tebal dari bi-fold saat tertutup, perangkat ini menghilangkan kebutuhan membawa ponsel dan tablet secara terpisah.
- Fleksibilitas Penggunaan: Pengguna dapat memilih mode lipatan: lipat dua (seperti Z Fold biasa) atau lipat tiga (untuk mode tablet), memberikan fleksibilitas adaptasi yang belum pernah ada.
- Desain Engsel Baru: Spesifikasi Galaxy Z TriFold kemungkinan akan memperkenalkan mekanisme engsel yang lebih canggih dan tahan lama untuk menangani dua titik lipatan.
- Daya Tarik Konsumen: Dalam pasar yang mulai jenuh dengan bi-fold, inovasi tri-fold akan menjadi daya tarik utama dan pendorong penjualan yang signifikan.
Kinerja dan Hardware yang Diharapkan
Mengingat Galaxy Z TriFold diposisikan sebagai perangkat flagship yang paling premium, wajar jika ekspektasi terhadap kinerja internalnya sangat tinggi. Perangkat ini diprediksi akan ditenagai oleh chipset terbaru dan terkuat dari Qualcomm atau Exynos, yang disesuaikan untuk perangkat lipat.
Selain itu, untuk menopang layar besar yang membutuhkan banyak daya, Samsung kemungkinan akan menyematkan baterai berkapasitas besar. Optimalisasi perangkat lunak (UI) juga akan menjadi kunci, memastikan transisi antara mode ponsel, mode tablet separuh, dan mode tablet penuh berjalan mulus dan intuitif.
Multitasking yang ekstrem pada layar tri-fold membutuhkan RAM minimal 12 GB, bahkan mungkin 16 GB, untuk memastikan tidak ada jeda saat menjalankan aplikasi-aplikasi berat.