Skandal Akuisisi NSO Pegasus! Produser Hollywood Beli NSO Group, pembuat spyware kontroversial. Kenapa kendali mata-mata Israel lepas? Cek 3 fakta ini.
Kabar mengejutkan datang dari dunia teknologi dan keamanan siber. NSO Group, perusahaan yang berbasis di Israel dan dikenal sebagai pengembang spyware paling kontroversial di dunia, Pegasus, dilaporkan telah berpindah tangan. Perusahaan yang perangkatnya dijuluki ‘mata-mata Israel’ ini kini berada di bawah kendali grup investor dari Amerika Serikat (AS).
Yang menarik, kelompok investor yang memimpin proses akuisisi ini dipimpin oleh nama besar dari industri hiburan, yaitu produser Hollywood Robert Simonds. Akuisisi ini tidak hanya berarti perubahan kepemilikan, tetapi juga potensi pergeseran besar dalam cara kerja dan masa depan perusahaan yang produknya telah memicu krisis diplomatik global.
Baca Juga :
Laporan yang pertama kali dilansir oleh media berita Calcalist Tech pada 10 Oktober 2025 lalu menyebutkan bahwa kesepakatan ini bernilai puluhan juta dolar. Angka ini mungkin terbilang kecil mengingat reputasi dan kemampuan teknologi yang dimiliki NSO Group, namun akuisisi ini menandai berakhirnya dominasi Israel dalam mengendalikan salah satu alat mata-mata paling canggih di dunia.
Siapa Robert Simonds dan Mengapa Produser Hollywood Beli NSO?
Robert Simonds mungkin lebih dikenal sebagai sosok di balik film-film laris Hollywood. Ia adalah produser veteran yang terlibat dalam berbagai proyek besar, dan saat ini ia menjadi pemimpin kelompok investor AS yang berambisi mengambil kendali NSO Group. Keterlibatan tokoh dari industri hiburan dalam bisnis keamanan siber yang sangat sensitif tentu menimbulkan pertanyaan besar.
Meskipun jumlah pasti kesepakatan tidak diungkapkan secara rinci, Calcalist Tech mengindikasikan bahwa nilainya mencapai puluhan juta dolar. Akuisisi ini diperkirakan akan segera ditandatangani, yang berarti kendali perusahaan mata-mata ini akan segera lepas sepenuhnya dari tangan Israel.
Baca Juga :
Keputusan untuk menjual NSO Group datang setelah perusahaan menghadapi serangkaian masalah hukum, finansial, dan reputasi yang parah. Sejak spyware Pegasus terungkap digunakan secara masif untuk menargetkan jurnalis, aktivis hak asasi manusia, dan bahkan kepala negara di berbagai penjuru dunia, NSO telah berjuang untuk bertahan.
Akuisisi oleh investor AS ini dilihat sebagai upaya untuk memberikan suntikan dana segar sekaligus membersihkan citra NSO. Harapannya, di bawah manajemen baru, NSO dapat kembali fokus pada teknologi keamanan siber yang sah, meskipun produk utamanya, Pegasus, telah terlanjur membawa cap negatif.
Mengenal Lebih Dekat NSO Group dan Spyware Pegasus
NSO Group didirikan pada tahun 2010 oleh Niv Karmi, Omri Lavie, dan Shalev Hulio. Nama perusahaan ini sendiri merupakan singkatan dari nama-nama pendirinya. Mereka menciptakan Pegasus, sebuah perangkat lunak yang sangat kuat, dirancang untuk diinstal secara diam-diam pada ponsel pintar (terutama iOS dan Android).