Selama dekade pertamanya, NextDev telah menjangkau lebih dari 2.500 technopreneurs muda dan mendukung 20 startup yang berhasil mendapatkan pendanaan Seri A. Angka ini menunjukkan komitmen NextDev dalam tidak hanya sekadar melatih, tetapi juga benar-benar menginkubasi bisnis yang layak tumbuh.
Dengan memasukkan AI sebagai kurikulum wajib, Telkomsel memastikan bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh para peserta NextDev dapat bersaing di level tertinggi, memanfaatkan analisis data prediktif, otomatisasi cerdas, dan personalisasi layanan.
Technopreneurship di Indonesia berada di titik yang sangat menarik, didorong oleh pertumbuhan digitalisasi yang masif. NextDev berperan penting dalam mengarahkan energi dan kreativitas anak bangsa ini menuju solusi yang konstruktif.
Baca Juga :
Mencetak Masa Depan Digital Indonesia
Peluncuran kembali NextDev Tahun Ke-11 ini merupakan momen krusial yang menegaskan posisi Telkomsel sebagai fasilitator utama dalam ekosistem digital nasional. Fokus pada Program Inkubator Technopreneur AI adalah langkah proaktif yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana inovasi berbasis teknologi menjadi pilar utama pembangunan.
Para calon peserta diharapkan tidak hanya memiliki ide yang brilian, tetapi juga memiliki semangat untuk memecahkan masalah masyarakat dengan pendekatan yang inovatif. Inilah waktu yang tepat bagi para technopreneurs muda untuk mendaftarkan diri dan menjadi bagian dari program inkubator terbaik yang berfokus pada AI dan dampak sosial.
Dengan dukungan penuh dari Telkomsel, para peserta NextDev memiliki peluang besar untuk mengubah ide menjadi kenyataan yang mampu memimpin perubahan di Indonesia dan bahkan di kancah global. Program ini bukan hanya tentang masa depan Telkomsel, tetapi tentang masa depan digital bangsa.
Baca Juga :
NextDev membuktikan bahwa kolaborasi antara korporasi besar dan inovator tahap awal dapat menciptakan sinergi kuat yang menghasilkan solusi digital berkelanjutan dan transformatif.