TRENDING :
Belum ada berita.
Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
3 Alasan Mengejutkan XL Batal Wujudkan Internet 100 Mbps Murah
Advertisement
Sponsor SLOT 16

3 Alasan Mengejutkan XL Batal Wujudkan Internet 100 Mbps Murah

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Selasa, 30 September 2025 - 08:05 WIB
3 Alasan Mengejutkan XL Batal Wujudkan Internet 100 Mbps Murah

XL Batal Wujudkan Internet 100 Mbps

Sumber Foto :Istimewa
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

2. Kalkulasi Investasi dan Potensi Return on Investment (ROI)

Mengikuti lelang frekuensi bukanlah perkara murah. Selain biaya untuk memenangkan hak penggunaan spektrum itu sendiri, operator juga harus mengeluarkan dana investasi yang masif untuk membangun infrastruktur pendukungnya, seperti membangun menara BTS baru yang kompatibel dengan frekuensi tersebut.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

XL Axiata kemungkinan besar telah melakukan kalkulasi cermat mengenai total biaya investasi (CAPEX) yang dibutuhkan dibandingkan dengan potensi pendapatan yang bisa dihasilkan. Jika angka-angkanya menunjukkan bahwa tingkat pengembalian investasi (ROI) kurang menarik atau memakan waktu terlalu lama, maka mundur dari lelang adalah keputusan bisnis yang bijak dari sudut pandang finansial.

3. Fokus pada Optimalisasi Aset Frekuensi yang Sudah Ada

Setiap operator seluler memiliki "portofolio" frekuensi yang mereka kelola. Bisa jadi, XL Axiata merasa sumber daya frekuensi yang mereka miliki saat ini (di band 900 MHz, 1800 MHz, 2.1 GHz, dll.) masih memiliki banyak ruang untuk dioptimalkan.

Daripada mengeluarkan dana besar untuk frekuensi baru, mereka mungkin memilih untuk mengalokasikan dana tersebut untuk "densifikasi" jaringan, yaitu memperbanyak jumlah BTS di area-area yang trafiknya padat. Strategi ini juga terbukti efektif untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan tanpa harus mengakuisisi spektrum baru.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Lalu, Bagaimana Nasib Mimpi Internet 100 Mbps Murah?

Mundurnya XL tentu menjadi sebuah kehilangan, karena persaingan yang lebih sedikit berpotensi membuat harga lelang tidak sekompetitif yang diharapkan. Namun, bukan berarti harapan internet cepat dan murah sirna begitu saja.

Lelang ini kemungkinan besar akan terus berlanjut dengan peserta lain yang masih bertahan. Kemenkominfo sebagai regulator juga memiliki komitmen kuat untuk terus mendorong pemerataan akses internet berkualitas di seluruh Indonesia. Mundurnya satu pemain bisa jadi justru membuka peluang lebih besar bagi pemain lainnya untuk berinovasi.

Pada akhirnya, keputusan XL Axiata adalah sebuah langkah strategis yang didasarkan pada kalkulasi bisnis internal mereka. Bagi kita sebagai konsumen, yang terpenting adalah lelang frekuensi ini tetap berjalan dan pemenangnya nanti benar-benar bisa merealisasikan janji untuk menghadirkan layanan internet yang lebih baik dan lebih terjangkau untuk semua. Kita nantikan saja babak selanjutnya.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved