Karakter One Piece Live Action Season 2 yang absen menjadi topik hangat di kalangan penggemar setelah Eiichiro Oda memberikan bocoran resmi mengenai alur cerita musim terbaru. Netflix telah mengonfirmasi bahwa petualangan Monkey D. Luffy dan kru Topi Jerami akan berlanjut ke wilayah Grand Line yang lebih berbahaya. Namun, pengumuman tersebut membawa kabar mengejutkan bagi para penggemar yang menantikan kehadiran sosok-sosok ikonik dari saga Alabasta.
Eiichiro Oda, sang kreator legendaris, menjelaskan bahwa musim kedua ini akan mencakup empat busur cerita utama, mulai dari Loguetown hingga puncaknya di Pulau Drum. Keputusan ini secara otomatis menggeser jadwal kemunculan beberapa tokoh besar yang seharusnya muncul di paruh akhir saga Alabasta. Para produser nampaknya memilih untuk menjaga ritme penceritaan agar tidak terburu-buru dan tetap setia pada esensi materi aslinya.
Daftar Karakter One Piece Live Action Season 2 yang Absen
Karakter One Piece Live Action Season 2 yang absen mencakup beberapa nama besar yang memiliki basis penggemar masif di seluruh dunia. Berdasarkan peta jalan cerita yang Oda Sensei bagikan, narasi musim ini akan berakhir tepat sebelum kru Topi Jerami menginjakkan kaki di daratan gurun Alabasta. Hal ini berarti konflik utama melawan organisasi Baroque Works belum akan mencapai klimaksnya di musim ini.
Baca Juga :
Berikut adalah tiga karakter utama yang dipastikan tidak akan muncul atau setidaknya tidak mendapatkan peran signifikan dalam musim kedua Netflix ini:
1. Portgas D. Ace
Sosok kakak angkat Luffy, Portgas D. Ace, menjadi kehilangan terbesar bagi para penonton di musim ini. Dalam versi manga dan anime, Ace pertama kali muncul secara fisik di Alabasta untuk mencari keberadaan Blackbeard. Karena cerita musim kedua berakhir di Pulau Drum, pertemuan emosional antara Luffy dan Ace harus tertunda hingga musim ketiga mendatang. Penggemar harus bersabar lebih lama untuk melihat siapa aktor yang akan memerankan pengguna kekuatan buah iblis Mera Mera no Mi ini.
2. Nico Robin (Miss All Sunday)
Meskipun organisasi Baroque Works sudah mulai diperkenalkan melalui agen-agen seperti Mr. 3 dan Miss Valentine, sosok Nico Robin kemungkinan besar belum akan tampil secara penuh. Sebagai tangan kanan Crocodile, Robin memegang peran krusial dalam intrik politik di Alabasta. Tanpa adanya latar tempat di istana Alabasta atau Rainbase, kehadiran Robin secara fisik di musim kedua menjadi sangat kecil kemungkinannya, kecuali hanya dalam bentuk siluet atau penyebutan nama.
Baca Juga :
3. Sir Crocodile
Sebagai antagonis utama dalam saga ini, Sir Crocodile adalah sosok yang paling dinantikan. Namun, karena fokus cerita tertuju pada pertempuran melawan Wapol di Pulau Drum, sang Shichibukai ini hampir pasti absen dari layar kaca musim ini. Strategi ini kemungkinan besar diambil Netflix untuk membangun ketegangan (suspense) yang lebih kuat sebelum akhirnya memperkenalkan sang bos mafia padang pasir tersebut secara megah di musim selanjutnya.