Teknologi AI mendorong transformasi digital sektor keuangan melalui otomatisasi dan inovasi, meningkatkan efisiensi dan manajemen risiko.
Teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin dianggap sebagai kunci penting dalam percepatan transformasi digital, khususnya di sektor keuangan.
Kemampuan AI dalam meningkatkan efektivitas proses, memungkinkan otomatisasi yang lebih efisien dan akurat, telah membuka peluang baru bagi industri ini.
Baca Juga :
AI Sebagai Game-Changer di Sektor Keuangan
CEO dan Co-Founder JurisTech, See Wai Hun, menekankan bahwa AI bukan hanya sekadar alat, tetapi merupakan "game-changer" yang dapat mengubah cara layanan keuangan beroperasi.
Ini mendorong JurisTech untuk berkolaborasi dengan Indocyber Global Teknologi, menghasilkan inovasi berbasis AI seperti Composite AI Framework, Agentic Workflow, Generative AI, dan Intelligent Document Processing (IDP).
Kolaborasi untuk Meningkatkan Efisiensi Proses
Kerja sama antara JurisTech dan Indocyber Global Teknologi bertujuan untuk meningkatkan otomatisasi dan kecerdasan dalam proses peminjaman dan pemulihan utang di Indonesia.
Baca Juga :
Dengan bantuan teknologi berbasis AI, proses-proses ini diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Manfaat Inovasi Berbasis AI
Inovasi-inovasi ini diharapkan dapat membantu institusi keuangan meningkatkan efisiensi operasional, manajemen risiko kredit, serta strategi pemulihan utang.
Otomatisasi berbasis AI sektor keuangan akan memungkinkan institusi tersebut melakukan tugas-tugas dengan lebih efektif, mengurangi potensi kesalahan manusia, dan mempercepat proses.
Baca Juga :
Analisis Real-Time dan Keamanan Data
Dengan kemampuan AI untuk menganalisis data secara real-time, otomatisasi alur pekerjaan, serta pengambilan keputusan yang lebih prediktif, teknologi ini memberikan nilai tambah bagi sektor keuangan.
Arsitektur berbasis cloud yang fleksibel memungkinkan institusi keuangan berkembang dengan lebih efisien sambil tetap mematuhi standar keamanan dan regulasi.
Mengurangi Kerugian Kredit dan Mengoptimalkan Pemulihan Utang
Teknologi AI juga diharapkan dapat mengurangi kerugian kredit dan mengoptimalkan pemulihan utang. Fitur-fitur utama pada platform koleksi berbasis AI ini akan membantu institusi keuangan mengelola portofolio mereka dengan lebih efektif.
Baca Juga :
Acara GenAI Innovation Nexus: Redefining The Future of Lending
CEO Indocyber Global Teknologi, Bharat Ongso, mengumumkan bahwa kolaborasi ini juga melahirkan acara bertajuk GenAI Innovation Nexus: Redefining The Future of Lending. Acara ini diadakan pada 20 Februari 2025, bertujuan untuk mempertemukan pemimpin industri perbankan dan keuangan di Indonesia.
Diskusi dan Interaksi Industri
Acara ini akan menghadirkan para ahli industri untuk membahas peran AI dalam regulasi dan inovasi sektor keuangan.
Diharapkan acara ini dapat menjadi forum bagi eksekutif industri untuk berinteraksi, berbagi wawasan, dan mendalami peluang transformasi digital dalam sektor keuangan.