Stok Shell V-Power Diesel kini kembali menghiasi papan harga di berbagai jaringan SPBU Shell Indonesia setelah sempat mengalami kekosongan selama beberapa bulan terakhir. Kehadiran kembali bahan bakar mesin (BBM) diesel berkualitas tinggi ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Shell dengan PT Pertamina (Persero) yang difasilitasi langsung oleh pemerintah. Langkah ini menjadi angin segar bagi para pemilik kendaraan diesel yang sebelumnya kesulitan mencari alternatif bahan bakar di SPBU swasta.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa SPBU Shell Indonesia telah memulai kembali aktivitas penjualan diesel mereka. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa pemerintah berperan aktif dalam menjembatani kesepakatan bisnis ini demi menjaga stabilitas distribusi energi di dalam negeri. Melalui kerja sama ini, Shell kini mendapatkan pasokan minyak dari Pertamina untuk memenuhi kebutuhan konsumen setianya.
Mengapa Stok Shell V-Power Diesel Sempat Langka?
Kelangkaan bahan bakar diesel di jaringan SPBU swasta sebenarnya sudah mulai terasa sejak awal tahun 2026. Banyak konsumen yang mengeluhkan kosongnya tangki penyimpanan di berbagai titik strategis, terutama di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Pemerintah kemudian mengidentifikasi bahwa kendala utama terletak pada rantai pasok global yang semakin menantang, sehingga diperlukan solusi domestik untuk mengamankan Stok Shell V-Power Diesel bagi masyarakat.
Baca Juga :
Sebagai solusi jangka panjang, Kementerian ESDM mewajibkan seluruh badan usaha pengelola SPBU swasta untuk mengalihkan sumber pasokan solar mereka ke produksi dalam negeri. Kebijakan yang mulai berlaku efektif pada April 2026 ini mengharuskan perusahaan seperti Shell, BP Indonesia, dan Vivo Energy untuk membeli solar dari Pertamina. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa fluktuasi pasar internasional tidak lagi mengganggu ketersediaan Stok Shell V-Power Diesel di tingkat ritel.
Per 9 Mei 2026, Shell Indonesia secara resmi mengumumkan ketersediaan kembali produk unggulan mereka. Bagi masyarakat yang ingin mengisi bahan bakar, harga yang dibanderol untuk produk ini adalah Rp30.890 per liter. Meskipun terdapat penyesuaian harga, kepastian ketersediaan Stok Shell V-Power Diesel menjadi prioritas utama bagi para pengguna mesin diesel modern yang membutuhkan spesifikasi bahan bakar tertentu.
Dukungan Infrastruktur Kilang Balikpapan
Keputusan pemerintah untuk mengarahkan SPBU swasta membeli solar dari Pertamina tidak lepas dari keberhasilan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur. Kilang ini memegang peranan krusial dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan kapasitas pengolahan yang mencapai 360 ribu barel per hari, Pertamina kini mampu memenuhi sekitar seperempat dari total kebutuhan bahan bakar nasional secara mandiri.
Baca Juga :
Proyek RDMP Balikpapan bukan sekadar peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga peningkatan standar kualitas bahan bakar yang dihasilkan. Dengan teknologi terbaru, kilang ini mampu menghasilkan produk diesel yang memenuhi standar Euro 5, yang selaras dengan kebutuhan mesin-mesin kendaraan saat ini. Keberhasilan produksi domestik ini secara langsung menjamin kelancaran Stok Shell V-Power Diesel tanpa harus bergantung sepenuhnya pada impor yang memakan biaya besar.