Harga Nintendo Switch 2 kini resmi mengalami penyesuaian ke atas menyusul laporan terbaru mengenai tekanan dari para investor global. Langkah ini diambil oleh raksasa teknologi asal Jepang tersebut untuk menjaga stabilitas pendapatan perusahaan di tengah kondisi pasar yang dinamis. Nintendo mengonfirmasi bahwa revisi harga eceran yang disarankan pabrikan (MSRP) ini berlaku baik untuk sistem generasi terbaru maupun model pendahulunya.
Keputusan menaikkan Harga Nintendo Switch 2 ini tertuang dalam pernyataan resmi perusahaan yang dirilis pada Jumat (8/5/2026). Manajemen Nintendo menyebutkan bahwa perubahan kondisi pasar dan prospek bisnis global menjadi alasan utama di balik kebijakan yang mengejutkan para penggemar gim di seluruh dunia ini. Kenaikan harga ini diprediksi akan memengaruhi daya beli konsumen di wilayah-wilayah utama seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, dan Eropa.
Rincian Kenaikan Harga Nintendo Switch 2 di Pasar Internasional
Bagi para gamer yang berada di wilayah Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa, kebijakan kenaikan harga ini akan mulai berlaku secara efektif pada 1 September 2026. Berikut adalah rincian perubahan harga untuk konsol masa depan Nintendo tersebut:
Baca Juga :
- Amerika Serikat: Naik dari USD 449,99 menjadi USD 499,99 (Sekitar Rp8 juta).
- Kanada: Naik dari USD 629,99 menjadi USD 679,99.
- Eropa: Naik dari EUR 469,99 menjadi EUR 499,99.
Sementara itu, Jepang akan mengalami penyesuaian harga lebih awal, yakni mulai 25 Mei 2026. Di negeri asalnya, Harga Nintendo Switch 2 melonjak dari JPY 49.980 ke angka JPY 59.980. Tidak hanya konsol baru, jajaran Switch generasi pertama serta biaya langganan layanan Nintendo Switch Online di Jepang juga ikut mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.
Pihak Nintendo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para pelanggan setianya. Mereka menyadari bahwa revisi harga ini akan berdampak pada anggaran belanja para gamer, namun perusahaan menegaskan bahwa langkah ini sangat diperlukan untuk keberlangsungan ekosistem bisnis mereka di masa depan.
Tren Kenaikan Harga Konsol: Belajar dari Kasus Sony PS5
Fenomena naiknya Harga Nintendo Switch 2 sebenarnya bukan hal baru dalam industri gaming belakangan ini. Langkah Nintendo ini seolah mengikuti jejak kompetitor utamanya, Sony Interactive Entertainment. Pada Maret 2026, Sony telah lebih dahulu mengumumkan kenaikan harga yang cukup tajam untuk konsol PlayStation 5 (PS5) di berbagai wilayah strategis dunia.
Baca Juga :
Kala itu, Sony beralasan bahwa inflasi global dan biaya logistik yang membengkak memaksa mereka untuk menyesuaikan harga jual. Dampaknya pun merembet ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia, pada April 2026. Kini, per 1 Mei 2026, harga PS5 di tanah air sudah melambung tinggi dengan selisih mencapai Rp1,7 juta hingga Rp1,8 juta dibandingkan harga peluncuran awal.