TRENDING :
Belum ada berita.
Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Core Ultra 5 250K Plus: Prosesor Gaming Murah Performa Monster
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Core Ultra 5 250K Plus: Prosesor Gaming Murah Performa Monster

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Jumat, 29 Mei 2026 - 14:57 WIB
Core Ultra 5 250K Plus: Prosesor Gaming Murah Performa Monster

Core Ultra 5 250K Plus

Sumber Foto :www.medcom.id
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Kehadiran Core Ultra 5 250K Plus pada akhir Maret 2026 menjadi bukti nyata agresivitas Intel dalam merebut pasar prosesor kelas menengah. Langkah taktis ini menyusul kritik pedas terhadap lini Arrow Lake generasi pertama (seperti Core Ultra 5 245K) di akhir 2024 yang dinilai terlalu mahal dengan latensi memori tinggi. Dengan banderol agresif USD 199 (sekitar Rp 3,1 jutaan), chip terbaru ini siap menggeser dominasi kompetitor di segmen rakitan PC mainstream.

Arsitektur Baru Core Ultra 5 250K Plus

Berbeda dengan strategi penyegaran (refresh) masa lalu yang hanya mendongkrak kecepatan clock (clock bump), Intel kali ini merancang ulang wafer fisik chip secara total. Langkah berani ini menghasilkan konfigurasi hibrida disagregat (tile-based) yang membawa total 18 core dan 18 thread. Arsitektur ini memisahkan tugas ke dalam 6 Performance Cores (P-cores) berbasis Lion Cove dengan kecepatan boost hingga 5.3 GHz tanpa Hyper-Threading.

Sementara itu, efisiensi komputasi ditopang oleh 12 Efficiency Cores (E-cores) berbasis arsitektur Skymont. Ini merupakan lompatan besar dibanding pendahulunya yang hanya memiliki 8 E-cores. Penambahan jumlah core inti ini secara otomatis mendongkrak performa multitasking secara signifikan, terutama untuk kebutuhan streaming dan pembuatan konten.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Fabrikasi TSMC 3nm dan Teknologi iBOT Terbaru

Peningkatan performa multi-core ini juga mendapat dukungan dari kapasitas cache raksasa. Total cache on-die kini mencapai 60 MB, gabungan dari L2 cache dan L3 Smart Cache sebesar 30 MB. Intel memanfaatkan kepiawaian TSMC dengan menggunakan node 3nm (N3B) untuk Compute tile, menjamin efisiensi daya yang jauh lebih optimal dibanding generasi sebelumnya.

Melalui teknologi iBOT (Intel Binary Optimization Technology), Core Ultra 5 250K Plus mampu mengoptimalkan pembagian kerja core secara real-time. Fitur inovatif ini bekerja di ruang aplikasi (user mode) tanpa menyentuh kernel sistem operasi. Alhasil, sistem anti-cheat game populer seperti Easy Anti-Cheat tidak akan mendeteksinya sebagai program ilegal atau cheat. Saat ini, iBOT sudah mendukung game berat seperti Cyberpunk 2077 dan Shadow of the Tomb Raider.

Uji Performa Game dan Produktivitas

Dalam pengujian menggunakan kartu grafis RTX 5070, performa Core Ultra 5 250K Plus terlihat sangat menjanjikan untuk gaming 1440p. Game berat seperti Cyberpunk 2077, Monster Hunter Wilds, dan Black Myth Wukong mampu berjalan mulus di atas 100 FPS pada pengaturan grafis tinggi. Kombinasi arsitektur baru ini meminimalkan terjadinya bottleneck pada kartu grafis kelas atas.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Bahkan, dalam pengujian Cinebench 2026, skor multi-thread Core Ultra 5 250K Plus berhasil melampaui Ryzen 5 9600X. Peningkatan jumlah E-core terbukti memberikan dampak instan pada skenario beban kerja berat seperti rendering video dan multitasking intensif. Skor yang dihasilkan bahkan menempel ketat kakak tingkatnya, Core Ultra 7 265K.

Berikut adalah spesifikasi sistem pengujian (testbed) yang digunakan untuk menguji kemampuan penuh prosesor ini:

  • Motherboard: Asus TUF Gaming B860-Plus WiFi
  • Sistem Pendingin: Gigabyte Aorus Waterforce II 360 ICE
  • Kartu Grafis: Asus Prime GeForce RTX 5070 OC Edition
  • Memori RAM: Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB)
  • Penyimpanan: WD Black SN850X & Apacer AS2280Q4
  • Power Supply: MSI MAG A850GL PCIE5

Efisiensi Termal yang Mengejutkan

Efisiensi daya juga menjadi keunggulan utama dari Core Ultra 5 250K Plus berkat fabrikasi TSMC 3nm. Masalah suhu tinggi yang sempat menghantui generasi terdahulu kini berhasil diatasi dengan sangat baik. Selama pengujian beban kerja penuh (full load), suhu operasional tetap terjaga di bawah 70 derajat Celsius menggunakan pendingin cair standar.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Konsumsi daya yang lebih rendah ini tidak hanya menghemat tagihan listrik bulanan, tetapi juga mengurangi kebutuhan akan power supply berkapasitas ekstra besar. Pengguna kini bisa membangun PC gaming bertenaga tanpa perlu khawatir komputer menjadi berisik akibat kipas pendingin yang bekerja terlalu keras. Langkah Intel menghadirkan arsitektur penyegaran yang radikal ini terbukti sukses menjawab keraguan pasar.

Dengan harga kompetitif dan efisiensi luar biasa, Core Ultra 5 250K Plus siap menjadi raja baru di pasar PC rakitan kelas menengah.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved