TRENDING :
Belum ada berita.
Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Taktik Phishing Kode QR Jenis Baru Incar Karyawan
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Taktik Phishing Kode QR Jenis Baru Incar Karyawan

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Jumat, 29 Mei 2026 - 09:58 WIB
Taktik Phishing Kode QR Jenis Baru Incar Karyawan

taktik phishing kode QR

Sumber Foto :www.medcom.id
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Waspadai taktik phishing kode QR terbaru yang kini mengincar data sensitif karyawan di berbagai sektor industri. Penjahat siber terus memperbarui metode mereka untuk menembus pertahanan digital perusahaan yang semakin ketat. Kali ini, mereka tidak lagi menggunakan gambar statis biasa, melainkan menyusun kode berbahaya menggunakan kumpulan karakter teks khusus.

Temuan dari lembaga riset keamanan global menunjukkan bahwa ancaman ini berkembang sangat cepat. Modus penipuan online ini sengaja menyasar celah keamanan pada sistem penyaringan email yang biasanya hanya memindai gambar atau tautan langsung. Dengan menyamar sebagai karakter teks biasa, serangan ini dengan mudah melenggang masuk ke kotak masuk korban tanpa memicu alarm bahaya.

Bahaya Taktik Phishing Kode QR Berbasis ASCII

Banyak orang bertanya-tanya mengapa taktik phishing kode QR ini sangat berbahaya dan sulit terdeteksi oleh sistem keamanan standar. Jawabannya terletak pada penggunaan grafik ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Alih-alih melampirkan file gambar berformat PNG atau JPEG, pelaku menyusun karakter teks seperti tanda pagar, garis miring, dan spasi sedemikian rupa hingga membentuk pola kode QR saat dilihat dari layar komputer.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Teknologi penyaringan email modern umumnya bekerja dengan menganalisis elemen visual atau mencari URL mencurigakan di dalam kode HTML email. Ketika sistem keamanan mendeteksi karakter teks biasa, sistem tersebut menganggapnya sebagai pesan teks normal yang tidak berbahaya. Akibatnya, email phishing ini lolos dari filter keamanan dan langsung masuk ke folder pesan utama pengguna.

Penggunaan karakter teks ASCII untuk membuat gambar sebenarnya merupakan teknik lama sejak era awal komputasi, ketika komputer belum mampu menampilkan grafik resolusi tinggi. Namun, para peretas kini menghidupkan kembali metode klasik ini untuk tujuan destruktif. Data terbaru menunjukkan lonjakan penggunaan taktik phishing kode QR ini hingga lima kali lipat pada paruh kedua tahun 2025, sebuah angka yang sangat mengkhawatirkan bagi lanskap keamanan siber perusahaan.

Cara Kerja dan Skenario Serangan yang Menyasar Karyawan

Pelaku kejahatan siber biasanya merancang skenario yang sangat meyakinkan guna memancing korban. Mereka sering kali mengirimkan email palsu yang mengatasnamakan platform manajemen dokumen digital populer, seperti DocuSign atau Adobe Sign. Email tersebut berisi pesan mendesak yang meminta karyawan untuk segera menandatangani dokumen penting atau meninjau berkas rahasia perusahaan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Agar bisa membaca dokumen tersebut, korban diminta memindai kode QR yang tertera di layar menggunakan kamera ponsel pintar mereka. Di sinilah letak jebakan utamanya. Ketika karyawan memindai kode tersebut dengan perangkat seluler pribadi, mereka secara otomatis keluar dari jaringan komputer kantor yang terlindungi oleh sistem keamanan internal perusahaan.

Tautan berbahaya tersebut kemudian akan mengarahkan browser ponsel ke situs web tiruan yang sangat mirip dengan halaman login resmi perusahaan. Korban yang tidak curiga akan memasukkan nama pengguna, kata sandi, atau bahkan kode otentikasi dua faktor (2FA) mereka. Begitu data tersebut terkirim, pelaku langsung menguasai akun korporat korban untuk melakukan aksi pencurian data lebih lanjut.

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved